Penyelenggaraan Asian Games 2026 di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang, semakin dekat. Menjelang ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 tersebut, kontingen Indonesia telah menetapkan kekuatan atlet dan cabang olahraga yang akan dikirim untuk bersaing memperebutkan medali.
Dalam pesta olahraga terbesar di Asia ini, Indonesia bakal menurunkan sebanyak 432 atlet yang tersebar di 35 cabang olahraga (cabor). Penetapan kontingen ini merupakan hasil proses evaluasi bersama antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), serta induk federasi nasional masing-masing cabor.
Secara keseluruhan, Asian Games 2026 mempertandingkan 41 cabang olahraga dengan total 469 medali emas yang diperebutkan. Dari puluhan nomor tersebut, kontingen Merah Putih mematok target membawa pulang minimal empat medali emas.
Tiga Cabor Andalan Dulang Emas
Untuk merealisasikan target perolehan medali, Indonesia menempatkan tiga cabang olahraga sebagai tumpuan utama pendulang emas, yaitu bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing. Ketiga cabor ini diproyeksikan menjadi penyumbang medali emas berdasarkan rekam jejak prestasi serta kesiapan atlet di level internasional.
Bahlil soal Impor Minyak Rusia, yang Penting Barang Murah

Target minimal empat emas ini menjadi salah satu tolok ukur kesinambungan prestasi olahraga nasional. Pada edisi Asian Games 2022 di Hangzhou, Cina, tim Merah Putih berhasil mengoleksi tujuh medali emas, 11 perak, dan 18 perunggu. Hingga saat ini, Indonesia tercatat telah mengumpulkan total 98 medali emas sepanjang keikutsertaannya di sejarah Asian Games.
Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir menegaskan bahwa keikutsertaan pada Asian Games 2026 diposisikan sebagai pijakan awal menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Selain membidik target emas, ia berharap Indonesia mampu mencatatkan prestasi terbaik di antara negara-negara Asia Tenggara.
35 Cabor yang Diikuti dan Cabor yang Absen
Sebanyak 35 cabor yang diperkuat oleh wakil Indonesia mencakup panahan, atletik, akuatik, bulu tangkis, bola basket, tinju, kano/kayak, dayung, balap sepeda, e-sports, berkuda, anggar, golf, senam, hoki, judo, karate, pentathlon modern, padel, sepak takraw, menembak, skateboard, panjat tebing, selancar, squash, taekwondo, tenis meja, tenis, teqball, triathlon, bola voli, angkat besi, gulat, wushu, serta mixed martial arts (MMA).
Helikopter Polri Evakuasi 1 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8

Di sisi lain, Indonesia memutuskan tidak mengirimkan atlet pada delapan cabor resmi Asian Games 2026. Kedelapan cabor tersebut adalah sepak bola (putra dan putri), bisbol/sofbol, breaking, kriket, bola tangan, kabaddi, rugbi, dan layar.
Bagi masyarakat di tanah air yang ingin mendukung perjuangan atlet nasional, siaran langsung Asian Games 2026 direncanakan tayang di TVRI Nasional dan TVRI Sport. Selain itu, tayangan live streaming untuk beberapa nomor pertandingan, seperti bola voli putri, dapat diakses melalui platform Vidio serta kanal YouTube Rans Entertainment.






