Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Ekonomi

Danantara Memodali Pusat Finansial Internasional Indonesia Tanpa Hak Mengendalikan

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 25 Jul 2026 - 22.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Danantara Memodali Pusat Finansial Internasional Indonesia Tanpa Hak Mengendalikan
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Indonesia tengah bersiap melahirkan pusat keuangan baru berskala global melalui pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Langkah awal megaproyek ini ditandai dengan penunjukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara sebagai penyetor modal awal. Ketentuan ini secara resmi telah diatur dalam Pasal 24 Undang-Undang tentang PFII. Kehadiran Danantara di sini menjadi motor penggerak utama yang akan menyuntikkan dana segar demi berjalannya operasional lembaga baru tersebut.

Menariknya, skema permodalan ini dirancang dengan prinsip tata kelola yang sangat spesifik. Meskipun BPI Danantara bertindak sebagai penyokong dana bagi Lembaga Pengelola (LP) PFII, aliran modal tersebut sama sekali tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas lembaga penerima. Langkah investasi khusus ini murni merupakan amanat undang-undang untuk menopang kebutuhan operasional awal LP PFII, sebagaimana ditegaskan dalam regulasi tersebut. Dengan demikian, independensi lembaga pengelola tetap terjaga seutuhnya tanpa adanya intervensi dari pihak penyetor modal.

Baca Juga

Sah! Sarjito Ucap Sumpah Jabatan Jadi KE Pengawas Bursa Mineral OJK

Sah! Sarjito Ucap Sumpah Jabatan Jadi KE Pengawas Bursa Mineral OJK

Sebagai lembaga yang mandiri, transparan, dan akuntabel, LP PFII memikul tanggung jawab besar. Lembaga ini bertugas mengelola operasional kawasan finansial serta mengatur sekaligus mengawasi berbagai kegiatan usaha di sektor terkait. Wewenang yang dimiliki pun cukup luas, mulai dari menyediakan fasilitas administratif dan bisnis, mengelola daftar khusus, hingga membangun dan memelihara infrastruktur teknologi penunjang. LP PFII juga memiliki otoritas untuk menarik pungutan atau iuran dari para pelaku usaha yang beroperasi di dalam kawasan tersebut.

Sumber pendanaan untuk membangun fondasi awal PFII sebenarnya tidak hanya bertumpu pada Danantara. Undang-undang juga membuka ruang bagi masuknya modal dari badan usaha lain, hibah berupa barang milik negara atau daerah, serta sumber-sumber sah lainnya yang sesuai dengan hukum. Setelah dana awal ini diterima, Dewan PFII memiliki waktu paling lambat 30 hari kalender untuk menyerahkan rencana kerja dan anggaran kepada Presiden guna mendapatkan persetujuan. Rencana kerja ini mencakup biaya pra-operasional untuk pembentukan berbagai organ penting, seperti LP PFII, LPJK PFII, hingga Pengadilan PFII.

Baca Juga

Breaking! Rupiah Menguat 0,65%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.510

Breaking! Rupiah Menguat 0,65%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.510

Proses pemenuhan modal dan pengembangan kawasan ini dipastikan tidak akan terjadi dalam semalam. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer BPI Danantara, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa penyediaan modal awal ini akan dilakukan secara bertahap. Dalam penjelasannya pada pertengahan tahun 2026, Rosan juga menekankan pentingnya pemanfaatan perjanjian investasi internasional (investment treaty) guna melindungi dan menarik minat para investor global untuk menanamkan modal mereka di pusat keuangan baru Indonesia ini.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

investasiDanantaraPFIIPusat KeuanganRosan Roeslani

Berita Terbaru Lainnya

Berita Duka, Akademisi dan Penulis Airlangga Pribadi Kusman Meninggal DuniaSah! Sarjito Ucap Sumpah Jabatan Jadi KE Pengawas Bursa Mineral OJKKPK Periksa Eks Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi, Ini yang DigaliPenampakan Terkini Anak Krakatau dari KRI Lepu, Abu Vulkanik Membumbung 2,1 KmPria Ditemukan Meninggal di GBK, Sempat Kirim Sinyal SOS dan Unggah Pesan di MedsosBreaking! Rupiah Menguat 0,65%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.510Pemprov DKI Alokasikan Rp 250 Juta untuk Kajian Ikan Sapu-Sapu di Perubahan APBD 2026Hampir 50 Persen Dana Presiden untuk Penanganan Gempa NTT sudah Disalurkan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap