Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Dukcapil Ungkap Nama Paling Populer di Indonesia, Sutrisno dan Sulastri Terbanyak di Jawa

Yolanda TobanDiterbitkan 5 Agu 2026 - 07.36 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dukcapil Ungkap Nama Paling Populer di Indonesia, Sutrisno dan Sulastri Terbanyak di Jawa
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri baru saja merilis data kependudukan terbaru yang mengungkap tren nama masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Dalam Rapat Koordinasi Nasional Dukcapil serta Rilis Data Kependudukan Semester I 2026 di Jakarta yang dipublikasikan pada Selasa (4/8), tercatat bahwa nama Sutrisno dan Sulastri menjadi nama yang paling mendominasi di Pulau Jawa. Pilihan nama ini terbukti sangat populer dan digunakan oleh lintas generasi dari berbagai golongan usia penduduk di pulau terpadat tersebut.

Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, memaparkan data statistik yang memperlihatkan seberapa masif penggunaan kedua nama klasik ini. Di Pulau Jawa, tercatat ada sebanyak 102.519 laki-laki yang menyandang nama Sutrisno. Sementara itu, untuk populasi perempuan, nama Sulastri menempati posisi puncak dengan jumlah mencapai 135.421 jiwa. Angka ini mencerminkan kuatnya pengaruh budaya Jawa dalam penamaan anak dari generasi ke generasi.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Faktor migrasi penduduk dan persebaran budaya menjadi penyebab utama kemiripan pola nama di wilayah luar Jawa. Sebagai contoh, di Pulau Sumatra, nama Junaidi menjadi yang paling banyak digunakan oleh laki-laki dengan jumlah sekitar 45.219 jiwa, sedangkan Nurhayati menjadi nama perempuan terpopuler dengan 83.112 jiwa. Menurut penjelasan Teguh Setyabudi, kesamaan pola popularitas nama di Sumatra ini sangat dipengaruhi oleh sejarah transmigrasi, di mana banyak warga keturunan Jawa yang kini menetap di sana.

Baca Juga

Deretan Gelar Adat yang Diterima Presiden Joko Widodo dari Berbagai Daerah

Deretan Gelar Adat yang Diterima Presiden Joko Widodo dari Berbagai Daerah

Tren nama Nurhayati bahkan melintasi batas geografis yang sangat luas di tanah air. Selain di Sumatra, nama ini juga mendominasi di Kalimantan dengan jumlah 14.342 perempuan, bersanding dengan nama Junaidi untuk laki-laki yang tercatat sebanyak 12.940 jiwa. Nama Nurhayati juga tercatat sebagai nama perempuan paling populer di Sulawesi dengan 23.760 jiwa, Maluku khususnya Maluku Utara, Nusa Tenggara, hingga Papua. Sementara untuk kategori laki-laki di wilayah tersebut, nama yang mendominasi bervariasi mulai dari Sudirman di Sulawesi, Rahman di Maluku Utara, Ahmad di Nusa Tenggara, hingga Ismail di Papua. Karakteristik berbeda terlihat di Bali, di mana nama lokal I Wayan Sudiarta untuk laki-laki dan Ni Nyoman Sari untuk perempuan menjadi yang paling banyak digunakan.

Banyaknya penduduk yang memiliki nama serupa tentu membawa dampak tersendiri bagi sistem administrasi kependudukan nasional. Dengan ratusan ribu orang yang berbagi nama yang sama, tantangan untuk menghindari kekeliruan identitas menjadi semakin krusial. Dalam hal pelayanan publik, perbankan, hingga penegakan hukum, kesamaan nama ini menuntut sistem pencatatan sipil untuk bekerja ekstra teliti agar tidak terjadi kesalahan data personal. Hal ini menegaskan pentingnya Nomor Induk Kependudukan sebagai pembeda utama yang mutlak bagi setiap warga negara.

Baca Juga

Permintaan Maaf Nakes Usai Komentar Nirempati Terhadap Pasien Yurizal Viral

Permintaan Maaf Nakes Usai Komentar Nirempati Terhadap Pasien Yurizal Viral

Sebagai langkah antisipasi ke depan, Dukcapil terus berupaya memperkuat akurasi database kependudukan nasional melalui digitalisasi dan pemutakhiran data secara berkala. Langkah ini penting untuk menjamin integrasi data yang lebih aman dan efisien, sehingga meskipun ada ribuan warga bernama sama di satu wilayah, hak administratif mereka tetap terlindungi dengan baik. Dukcapil juga mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan keaktifan dokumen kependudukan mereka guna mempermudah akses ke berbagai layanan publik di masa mendatang.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KemendagriDukcapilData KependudukanNama Populer

Berita Terbaru Lainnya

Deretan Gelar Adat yang Diterima Presiden Joko Widodo dari Berbagai DaerahPermintaan Maaf Nakes Usai Komentar Nirempati Terhadap Pasien Yurizal ViralMenkeu Purbaya Soroti Tantangan Baru Industri Kendaraan Listrik, Stimulus Baru Segera MeluncurPolrestabes Medan Pastikan Mantan Istri Polisi Tewas Bunuh Diri di Medan HelvetiaIHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan ke Level 6.403, Simak Rekomendasi Saham Hari IniIHSG Berpeluang Melanjutkan Penguatan Hari Ini, Cermati Rekomendasi Saham PilihanPutusan MK Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan dengan Penyesuaian AnggaranBank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Pendanaan IDA22 untuk Negara Berpendapatan Rendah

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap