Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Ekonomi

Dukung Program 3 Juta Rumah, BTN Dorong Inovasi Material dan Perpanjangan Tenor KPR

Bambang HandayaniDiterbitkan 31 Jul 2026 - 09.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dukung Program 3 Juta Rumah, BTN Dorong Inovasi Material dan Perpanjangan Tenor KPR
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung terwujudnya program tiga juta rumah yang dicanangkan oleh pemerintah. Langkah strategis ini sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor perumahan yang diyakini memiliki efek pengganda berskala besar. Komitmen tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BTN, Nixon Napitupulu, saat menjadi pembicara dalam acara Financial Talks yang diselenggarakan oleh CNBC Indonesia pada Kamis, 30 Juli 2026.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Sektor perumahan dinilai mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian karena melibatkan sedikitnya 182 subsektor industri terkait. Nixon memaparkan bahwa dampak ekonomi dari pembangunan perumahan sudah dapat dirasakan sejak tahap akuisisi atau pengadaan lahan, proses konstruksi, distribusi material bangunan, hingga terciptanya kawasan ekonomi baru setelah hunian tersebut ditempati oleh masyarakat. Dari sisi penyerapan tenaga kerja, proyek pembangunan satu unit rumah rata-rata membutuhkan sekitar lima orang pekerja yang terdiri dari tukang bangunan dan asisten tukang.

Selain menyerap banyak tenaga kerja, industri perumahan juga sangat mendukung penggunaan produk dalam negeri. Nixon mengungkapkan bahwa untuk pembangunan rumah kelas menengah ke bawah, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dapat mencapai 90 persen hingga 95 persen. Kebutuhan material seperti genteng, keramik lantai, semen, pasir, kayu, hingga batu bata seluruhnya dapat dipenuhi dari pasar lokal. Ia menyebutkan bahwa komponen yang masih mengandalkan produk impor umumnya hanya terbatas pada peralatan elektrikal.

Baca Juga

Perluas Sinergi Sektor Pendidikan, Bank bjb Jalin Kerja Sama Dana Pensiun dengan Universitas Al-Ma'soem

Perluas Sinergi Sektor Pendidikan, Bank bjb Jalin Kerja Sama Dana Pensiun dengan Universitas Al-Ma'soem

Kehadiran sektor properti juga berkontribusi langsung pada peningkatan penerimaan negara serta pendapatan asli daerah. Kontribusi ini mengalir melalui berbagai instrumen pajak, di antaranya Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), hingga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang wajib dibayarkan oleh pemilik rumah setiap tahun. Meskipun prospeknya dinilai cerah, sektor perumahan masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, terutama terkait kepastian perizinan dan lamanya proses sertifikasi lahan di beberapa daerah. Oleh karena itu, diperlukan kejelasan tata ruang mengenai lahan yang diizinkan untuk perumahan agar pengembang dan masyarakat umum memiliki kepastian hukum.

Untuk mempercepat realisasi program perumahan sekaligus menekan biaya konstruksi, BTN mendorong pemanfaatan inovasi teknologi bangunan. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah penggunaan material alternatif berupa hasil daur ulang sampah plastik yang dicampur dengan pasir dan semen. Inovasi ini diharapkan tidak hanya mampu membuat biaya pembangunan rumah menjadi lebih efisien, tetapi juga mendukung aspek keberlanjutan lingkungan, terutama jika material tersebut dapat diproduksi dalam skala besar.

Baca Juga

IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.186, Sektor Barang Konsumen Primer Pimpin Kenaikan

IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.186, Sektor Barang Konsumen Primer Pimpin Kenaikan

Pada aspek pembiayaan, BTN telah merumuskan sejumlah usulan strategis kepada pemerintah guna meningkatkan keterjangkauan masyarakat dalam memiliki rumah. Usulan pertama adalah perpanjangan masa tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dari batas maksimal 20 tahun menjadi hingga 40 tahun. Selain itu, BTN juga mengusulkan agar pemerintah bersedia menanggung sebagian dari biaya asuransi perumahan. Kebijakan ini dinilai akan sangat membantu meringankan beban biaya awal yang harus dikeluarkan oleh masyarakat saat pertama kali membeli rumah.

Tidak berhenti pada layanan pembiayaan kepemilikan hunian, BTN kini tengah mengembangkan berbagai solusi keuangan terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Perseroan menyiapkan layanan tambahan di luar KPR, seperti fasilitas pembiayaan furnitur, layanan transaksi digital untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari, hingga pengembangan ekosistem perumahan berbasis aplikasi. Melalui langkah transformasi ini, BTN berupaya memperkuat perannya sebagai mitra finansial keluarga Indonesia, yang tidak hanya hadir saat proses pembelian rumah, tetapi juga mendampingi pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat setelah memiliki hunian.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

sektor perumahanBTNKPRNixon NapitupuluProgram 3 Juta Rumah

Berita Terbaru Lainnya

Perluas Sinergi Sektor Pendidikan, Bank bjb Jalin Kerja Sama Dana Pensiun dengan Universitas Al-Ma'soemCasemiro Resmi Bergabung dengan Inter Miami demi Bermain Bersama Lionel MessiIHSG Ditutup Menguat ke Level 6.186, Sektor Barang Konsumen Primer Pimpin KenaikanBulog Perkuat Kolaborasi untuk Pastikan Penyerapan Tebu Petani BloraKemenperin Ungkap Penyebab PHK Pabrik Garmen Victory Apparel dan PT Samwon di Jawa TengahLangkah Strategis Kalimantan Utara Mendukung Rantai Pasok Ibu Kota NusantaraMK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Harus Dipisah dari Dana Pendidikan Mulai 2028UEFA Ancam Boikot Seluruh Kompetisi FIFA Buntut Rencana Penjualan Saham Piala Dunia

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap