Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Ekonomi

Ekonom Apresiasi Langkah Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate di Level 5,75 Persen

Wahyu SuryaniDiterbitkan 29 Jul 2026 - 08.17 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ekonom Apresiasi Langkah Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate di Level 5,75 Persen
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Jakarta - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode Juli 2026. Selain itu, bank sentral juga menetapkan suku bunga Deposit Facility tetap sebesar 4,75 persen dan suku bunga Lending Facility pada level 6,50 persen. Langkah ini mendapatkan apresiasi dari kalangan ekonom karena dinilai tepat untuk menjaga stabilitas perekonomian domestik.

Keputusan untuk tidak mengubah suku bunga acuan ini berada di luar ekspektasi sebagian pelaku pasar. Sebelumnya, ekspektasi pasar memperkirakan adanya potensi kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,00 persen pada bulan Juli 2026. Penahanan ini diputuskan setelah BI secara akumulatif menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 100 bps sepanjang periode Mei hingga Juni 2026.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Kebijakan moneter ini diambil di tengah dinamika perekonomian global yang bergerak variatif. Di satu sisi, rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) untuk bulan Juni 2026 menunjukkan angka yang lebih rendah dari ekspektasi pasar. Namun di sisi lain, ketegangan geopolitik di Timur Tengah telah mendorong harga minyak global kembali naik ke atas US$90 per barel.

Baca Juga

DBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan Energi

DBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan Energi

Dari sisi internal, ketahanan ekonomi nasional terpantau masih cukup solid. Keputusan S&P untuk mempertahankan peringkat kredit Indonesia dengan prospek (outlook) stabil turut mendukung sentimen positif. Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS juga menunjukkan penguatan ke posisi Rp17.885 pada 21 Juli 2026, dengan tingkat resistansi yang dinilai masih cukup kuat pada level Rp17.999.

Ketertarikan investor terhadap pasar keuangan domestik juga tecermin dari aliran modal masuk. Sepanjang periode 16 hingga 21 Juli 2026, investor asing mencatatkan posisi beli bersih (net buy) sebesar US$110,90 juta di pasar saham Indonesia. Sementara itu, tingkat imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Indonesia tenor 10 tahun masih bergerak terbatas dengan batas resistansi di level 7,31 persen. Selisih imbal hasil (yield gap) antara obligasi negara Indonesia tenor 10 tahun dengan US Treasury 10 tahun juga dinilai masih lebar dan menarik karena berada di atas 220 bps.

Melalui bauran kebijakan moneter saat ini, Bank Indonesia menargetkan agar laju inflasi pada tahun 2026 dan 2027 dapat terus terjaga di dalam kisaran sasaran 2,5卤1 persen.

Baca Juga

Bursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Bursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Menanggapi keputusan ini, Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, memaparkan proyeksi arah kebijakan moneter ke depan. Berdasarkan skenario dasar, pihaknya memproyeksikan BI akan mempertahankan BI-Rate di level 5,75 persen hingga akhir tahun 2026. Kendati demikian, terdapat skenario negatif yang memproyeksikan BI-Rate berpotensi meningkat hingga 6,50 persen apabila kondisi global memburuk secara signifikan.

Sementara itu, Ekonom Makro Bank Tabungan Negara (Persero), Myrdal Gunarto, menilai keputusan BI untuk mempertahankan suku bunga acuan ini akan berdampak positif bagi pertumbuhan domestik. Dengan kebijakan ini, ia memproyeksikan tren pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tumbuh lebih agresif di atas 5,15 persen pada tahun ini akan berlanjut.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

suku bungainflasiBank IndonesiaEkonomi IndonesiarupiahBI Rate

Berita Terbaru Lainnya

Al-Hilal Siapkan Rp1,4 Triliun untuk Luis D铆az, Bayern Muenchen Menolak KerasMahasiswa Fasilkom UI Kembangkan Tofly, Platform Persiapan TOEFL ITP Berbasis AIPhiladelphia 76ers Resmi Rekrut Kentavious Caldwell-Pope dengan Kontrak Satu MusimJadwal Samsat Keliling Jadetabek 29 Juli 2026 dan Info Pajak KendaraanJadwal Perempat Final VNL 2026 Putra 29 Juli, Slovenia vs Turki dan Jepang vs CinaJadwal MLS All Stars vs Liga MX All Stars 2026 dan Alasan Absennya Lionel MessiDBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan EnergiBursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap