Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa perekonomian Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,29 persen pada kuartal II-2026 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian pertumbuhan ekonomi ini beriringan dengan penurunan jumlah penduduk miskin di tanah air. Pada Maret 2026, jumlah penduduk miskin tercatat berkurang menjadi 22,93 juta orang, yang setara dengan 8,07 persen dari total seluruh penduduk Indonesia.
Perkembangan positif pada triwulan kedua tersebut turut memperkuat akumulasi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang semester I-2026. BPS mencatat bahwa ekonomi nasional pada semester I-2026 mengalami pertumbuhan sebesar 5,45 persen dibandingkan dengan semester I-2025. Dari sisi nilai nominal, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku pada kuartal II-2026 telah mencapai Rp 6.552,1 triliun. Adapun jika diukur atas dasar harga konstan tahun 2010, nilai PDB nasional berada pada angka Rp 3.576,2 triliun.








