Aksi penyerangan yang melibatkan empat pemuda diduga kelompok gangster terjadi di kawasan Koja, Jakarta Utara, pada Kamis (10/9/2026) dini hari. Insiden kekerasan jalanan tersebut menyebabkan seorang pria berinisial WFM alias Wahyu mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam saat sedang berkumpul bersama rekan-rekannya di Jalan Lagoa Sinar.
Kronologi Penyerangan di Jalan Lagoa Sinar
Peristiwa tersebut bermula ketika korban tengah nongkrong bersama teman-temannya di kawasan Jalan Lagoa Sinar. Tiba-tiba, dua orang pelaku datang ke lokasi dengan menggunakan sepeda motor.
Kedua pemuda tersebut kemudian menghampiri kelompok korban dan menanyakan keberadaan seseorang bernama "Si Bay". Menanggapi pertanyaan tersebut, Wahyu mengaku sama sekali tidak mengenal sosok yang sedang mereka cari.
Tak lama berselang, dua orang pelaku lainnya tiba menyusul di lokasi kejadian. Tanpa peringatan, salah satu dari pelaku langsung menyerang dan membacok Wahyu.
Perlinsos Diakses 50 Juta Pengguna, Ketahanan Sistem Diuji

Korban Dilarikan ke RS Koja
Akibat serangan mendadak itu, Wahyu mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuhnya. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban menderita luka sayatan pada jari tangan kanan, jari tangan kiri, serta pinggang belakang.
Setelah peristiwa penyerangan berdarah tersebut, rekan-rekan korban langsung melarikan Wahyu ke RS Koja agar segera mendapatkan perawatan dan penanganan intensif atas luka-luka yang dideritanya.
Polisi Buru Komplotan Pelaku
Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto membenarkan peristiwa pembacokan yang menimpa Wahyu tersebut. Pihak kepolisian mengonfirmasi total ada empat orang yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan itu.
Dari hasil penyelidikan awal aparat kepolisian, Wahyu beserta teman-temannya yang berada di lokasi menegaskan bahwa mereka tidak mengenal para pelaku yang menyerang mereka.
Kejagung Periksa Enam Saksi Terkait Dugaan Korupsi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Kompol Andry menjelaskan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi para pelaku dan saat ini tengah melakukan pengejaran bersama jajaran Polres.
"Kita sudah gabungan sama Polres terkait hal itu dan sudah terdeteksi pelakunya dan masih dalam pencarian," ujar Kompol Andry Suharto.
Hingga kini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam untuk menangkap seluruh pelaku pembacokan tersebut.






