Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Ekonomi

Gebrakan Vietnam Bongkar Pabrik Sepatu Nike Palsu di Tengah Tekanan Dagang Amerika Serikat

Rimba NainggolanDiterbitkan 25 Jul 2026 - 07.20 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gebrakan Vietnam Bongkar Pabrik Sepatu Nike Palsu di Tengah Tekanan Dagang Amerika Serikat
Foto/Ilustrasi: Kumparan
A-A+

Upaya keras pemerintah Vietnam dalam menertibkan ekspor dan menjaga reputasi di mata dunia internasional baru saja membuahkan hasil besar. Berawal dari informasi intelijen yang disuplai oleh US Homeland Security, otoritas pengawas pasar di bawah Kementerian Perdagangan Vietnam menggerebek sebuah fasilitas produksi di Ho Chi Minh City. Dalam operasi senyap tersebut, petugas mendapati hampir 50.000 pasang sepatu yang diyakini sebagai produk tiruan. Barang-barang ini tidak main-main, semuanya mengusung label merek olahraga raksasa dunia, meliputi Nike, Nike Air, hingga Air Jordan. Jika diakumulasikan, nilai pasar dari puluhan ribu pasang alas kaki ilegal ini ditaksir menembus angka 100 miliar dong, atau setara dengan 3,8 juta dolar Amerika Serikat yang jika dirupiahkan mencapai sekitar Rp 68,24 miliar.

Langkah tegas yang diambil oleh Hanoi ini rupanya tidak lepas dari dinamika politik dan ekonomi global yang sedang menghangat. Saat ini, Vietnam tengah berada di bawah sorotan tajam sekaligus tekanan dari Amerika Serikat akibat surplus perdagangan mereka yang terus membengkak. Perpindahan masif basis produksi berbagai perusahaan multinasional dari China ke Vietnam membuat arus barang dari negara Asia Tenggara ini ke pasar Amerika Serikat meningkat drastis. Oleh karena itu, penggerebekan pabrik sepatu ini menjadi semacam panggung pembuktian bagi pemerintah Vietnam. Mereka ingin menunjukkan komitmen nyata dalam memberantas peredaran barang palsu, memperketat pengawasan bea cukai, serta melindungi hak kekayaan intelektual demi memuluskan negosiasi dagang dan menghindari ancaman tarif impor yang lebih mencekik dari pihak Washington.

Baca Juga

WN China Ditangkap di Ngurah Rai, Selundupkan 10,4 Kg Emas

WN China Ditangkap di Ngurah Rai, Selundupkan 10,4 Kg Emas

Fasilitas produksi yang menjadi target operasi aparat penegak hukum tersebut diketahui berada di bawah pengelolaan MP Company. Saat berhadapan dengan tim penyidik, pihak manajemen perusahaan bersikeras bahwa operasi mereka sah secara hukum. Mereka berusaha membela diri dengan menyodorkan tumpukan dokumen yang diklaim sebagai bukti legalitas aktivitas ekspor. Berkas-berkas tersebut mencakup kontrak produksi, dokumen pengiriman ekspor, hingga sejumlah korespondensi melalui surat elektronik. Dalam surel tersebut, MP Company berdalih bahwa mereka telah mendapatkan lampu hijau dan izin resmi dari pihak mitra untuk memproduksi serta menggunakan merek dagang Nike pada barang-barang buatan mereka.

Namun, alibi yang dibangun oleh MP Company langsung runtuh ketika otoritas setempat melakukan konfirmasi silang dengan pemilik merek yang sah. Berdasarkan keterangan resmi yang dikumpulkan oleh penyelidik Vietnam, Nike Inc. secara tegas membantah seluruh klaim perusahaan tersebut. Raksasa pakaian olahraga itu menyatakan bahwa mereka sama sekali tidak pernah menerbitkan lisensi, menjalin kesepakatan bisnis, apalagi memberikan wewenang kepada MP Company maupun individu yang terafiliasi dengan mereka untuk bertindak mengatasnamakan Nike. Fakta yang lebih mengejutkan terungkap dari catatan pengawas pasar, di mana sepanjang tahun ini saja pabrik bodong tersebut telah berhasil meloloskan 11 kontainer berisi sepatu berlogo Nike dan Air Jordan ke Amerika Serikat dengan nilai deklarasi sebesar 25,5 miliar dong atau sekitar Rp 17,38 miliar.

Baca Juga

PIS Gunakan Teknologi untuk Jaga Populasi Hiu Paus di Perairan Talisayan Kaltim

PIS Gunakan Teknologi untuk Jaga Populasi Hiu Paus di Perairan Talisayan Kaltim

Kini, aparat penegak hukum Vietnam tidak ingin berhenti hanya pada penyitaan di tingkat pabrik. Penyelidikan terus diperluas untuk membongkar akar jaringan sindikat pemalsuan ini, termasuk menelusuri dari mana asal-usul pasokan bahan baku yang digunakan oleh MP Company. Otoritas meyakini bahwa kasus ini bukanlah kejahatan tunggal, melainkan melibatkan jaringan organisasi dan korporasi terstruktur yang wilayah operasinya membentang melintasi Amerika Serikat, China, dan Vietnam. Skandal pemalsuan berskala raksasa ini pun mencuat tepat pada fase krusial, di mana perundingan dagang bilateral antara Vietnam dan Amerika Serikat masih terjebak dalam kebuntuan terkait isu akses pasar, praktik pengiriman barang transit, hingga lonjakan surplus perdagangan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Sepatu PalsuNikeVietnamPerdagangan InternasionalHak Kekayaan Intelektual

Berita Terbaru Lainnya

Api Kebakaran Lahan Menjalar ke TPA Galuga, Lebih 42 Ha TerbakarPolisi Ungkap Alasan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Lewat Jalur UdaraSaksi Korupsi Lombok Barat Tak Hadir akibat Debu Vulkanik Anak KrakatauKebakaran di TPA Galuga Belum Padam Usai 3 Hari, Ini KendalanyaBerita Duka, Akademisi dan Penulis Airlangga Pribadi Kusman Meninggal DuniaSah! Sarjito Ucap Sumpah Jabatan Jadi KE Pengawas Bursa Mineral OJKKPK Periksa Eks Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi, Ini yang DigaliPenampakan Terkini Anak Krakatau dari KRI Lepu, Abu Vulkanik Membumbung 2,1 Km

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap