Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Internasional

Gelombang Migran Masuk Ceuta, 57 Orang Tewas dan Puluhan Ribu Dipulangkan ke Maroko

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 1 Agu 2026 - 09.44 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gelombang Migran Masuk Ceuta, 57 Orang Tewas dan Puluhan Ribu Dipulangkan ke Maroko
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pemerintah Spanyol secara resmi menyatakan bahwa mereka telah berhasil membendung dan membalikkan gelombang besar migran yang berusaha menerobos masuk ke Ceuta, sebuah wilayah kantong milik Spanyol yang berlokasi di Afrika Utara. Peristiwa penyeberangan perbatasan secara massal ini dilaporkan mulai terjadi pada hari Kamis, 27 Juni 2026, sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat. Di tengah kekacauan krisis kemanusiaan tersebut, otoritas Spanyol mengonfirmasi penemuan sedikitnya 57 jenazah di sisi perbatasan Spanyol. Beberapa korban dilaporkan tewas akibat tenggelam di laut, sementara sebagian lainnya meninggal dunia karena terinjak-injak oleh kerumunan saat mereka berusaha memanjat pemecah ombak yang berfungsi menopang pagar pembatas wilayah tersebut.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Data mengenai jumlah individu yang terlibat dalam peristiwa penyeberangan ini menunjukkan angka yang sangat masif. Kementerian Dalam Negeri Spanyol melaporkan secara resmi bahwa sekitar 50.000 orang telah memasuki wilayah Ceuta terhitung sejak Kamis pagi. Sementara itu, Kepala Pemerintahan Lokal Ceuta, Juan Jesus Vivas, memberikan perkiraan angka yang lebih tinggi. Ia menyebutkan bahwa jumlah migran yang berhasil masuk selama kurun waktu dua hari tersebut diperkirakan mencapai 60.000 orang. Meskipun terdapat lonjakan yang luar biasa, sebagian besar dari orang-orang yang menyeberangi perbatasan melalui jalur darat maupun laut kini dilaporkan telah kembali ke Maroko secara sukarela. Hingga hari Jumat pukul 18.00 waktu setempat, estimasi jumlah migran yang telah kembali ke wilayah Maroko menyentuh angka sekitar 48.300 orang.

Baca Juga

Gempa Dangkal Magnitudo 4,7 Guncang Kawasan Campi Flegrei di Napoli

Gempa Dangkal Magnitudo 4,7 Guncang Kawasan Campi Flegrei di Napoli

Situasi di sekitar perbatasan dilaporkan sangat tegang dan diwarnai oleh berbagai insiden fisik. Aparat keamanan Maroko terpaksa mengerahkan pentungan dan menembakkan gas air mata guna membubarkan kerumunan massa yang berdesakan di pintu-pintu gerbang yang mengarah menuju Ceuta. Selain itu, truk meriam air juga diterjunkan ke lokasi untuk membantu mengendalikan situasi yang memanas. Di area terjadinya bentrokan, masih terlihat jelas sisa-sisa kerusakan yang meliputi satu unit bus yang hangus terbakar serta tujuh unit mobil lainnya. Pengalaman sulit selama krisis ini turut diceritakan oleh Ayman, seorang pemuda berusia 20 tahun yang berprofesi sebagai tukang cukur asal Larache. Ayman mengaku bahwa dirinya harus berenang selama lima jam pada hari Rabu demi bisa menyeberang melintasi perbatasan. Namun, setibanya di Ceuta, ia mendapati kenyataan bahwa tidak ada makanan yang tersedia, dan ia menyatakan bahwa kelompoknya diusir dengan perlakuan yang sangat buruk oleh tentara Spanyol.

Perkembangan eskalasi situasi ini langsung memicu reaksi keras dari jajaran kepemimpinan tertinggi Spanyol. Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, melakukan kunjungan darurat secara langsung ke Ceuta pada hari Jumat. Kunjungan tersebut tidak berjalan mulus karena diwarnai oleh aksi protes, di mana Sanchez mendapat sambutan berupa cemoohan dari para demonstran yang berkumpul di lokasi. Dalam pernyataannya terkait insiden ini, Pedro Sanchez menegaskan bahwa aksi penyeberangan massal tersebut merupakan bentuk pelanggaran yang nyata terhadap kedaulatan wilayah Spanyol. Sebagai konteks geografis dan politik, Ceuta bersama dengan Melilla merupakan dua kota otonom milik Spanyol yang secara geografis berada di wilayah utara Maroko. Kedua wilayah strategis ini menjadi perhatian utama karena merupakan satu-satunya perbatasan darat langsung yang memisahkan antara wilayah Uni Eropa dan benua Afrika.

Baca Juga

Kunjungi IKN, Rahayu Saraswati Takjub Air Keran Bisa Langsung Diminum

Kunjungi IKN, Rahayu Saraswati Takjub Air Keran Bisa Langsung Diminum

Dampak dari krisis perbatasan ini tidak hanya dirasakan di tingkat bilateral, tetapi juga meluas memicu perpecahan di ranah politik internasional kawasan Eropa. Merespons krisis tersebut, Pemerintah Italia mengambil langkah sepihak yang tegas dengan menangguhkan sementara pengaturan bebas perbatasan Schengen dengan Spanyol. Keputusan penangguhan dari Italia ini berdampak langsung dan signifikan pada operasional jalur perjalanan udara serta laut yang menghubungkan kedua negara. Menanggapi kebijakan tersebut, Pemerintah Spanyol menyatakan keberatan yang mendalam dan menilai bahwa langkah penangguhan Schengen yang diambil oleh Italia merupakan sebuah pelanggaran terhadap perjanjian resmi Uni Eropa. Di sisi lain, kebijakan imigrasi Spanyol juga menuai kritik tajam di berbagai negara. Partai-partai sayap kanan di sejumlah negara Eropa secara terbuka menyalahkan kebijakan migrasi Spanyol yang mereka anggap terlalu longgar, termasuk di dalamnya adalah kebijakan pemberian amnesti kepada ratusan ribu migran yang tidak memiliki dokumen resmi.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Spanyoluni eropaCeutaMarokoMigranSchengen

Berita Terbaru Lainnya

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta PemainMemahami Kecemasan Orang Tua terhadap Pergaulan Remaja dan Cara Tepat MengelolanyaKepala BGN Sudaryono Temukan Anomali Rekening SPPG, Dana Rp 311,2 Miliar Dikembalikan ke Kas NegaraHotel di Jalan Letjen S. Parman Jakarta Barat Terbakar, Damkar Kerahkan 14 Unit Mobil PemadamDihantam Krisis Kepercayaan, Gianni Infantino Kehilangan Dukungan di FIFAHarga Pertamax Turun Menjadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026Peran Beras Bergizi Premium sebagai Penyangga Kebutuhan Program Makan Bergizi GratisPemerintah Kabupaten Bekasi Dorong Guru dan Orang Tua Edukasi Anak soal Bahaya Internet

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap