Guncangan gempa bumi bermagnitudo 5,2 yang mengguncang wilayah Pangandaran, Jawa Barat, pada Rabu malam memicu respons cepat dari pengelola transportasi rel di Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung. Gempa bumi tersebut terjadi secara mendadak pada pukul 21.55 WIB dengan hiposenter atau kedalaman mencapai 18 kilometer. Karena kuatnya getaran yang ditimbulkan, sebanyak enam perjalanan kereta api yang sedang beroperasi di wilayah Daop 2 Bandung terpaksa dihentikan sementara demi mengutamakan keselamatan dan kelancaran operasional.
Getaran gempa bumi Pangandaran tersebut dirasakan cukup kuat di sejumlah perlintasan vital yang berada dalam jangkauan operasional Daop 2 Bandung. Jalur-jalur perlintasan kereta api yang merasakan guncangan kuat meliputi lintas Nagreg-Banjar, lintas Cibatu-Garut, serta lintas Cipatat-Gandasoli. Mengingat perlintasan-perlintasan tersebut merupakan rute penting bagi perjalanan kereta api, tindakan pencegahan penanganan situasi darurat langsung diberlakukan oleh pihak berwenang.








