Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Pengakuan Tersangka Mutilasi di Depok Ungkap Kronologi Keributan di Kontrakan Cipayung

Bambang HandayaniDiterbitkan 6 Agu 2026 - 22.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pengakuan Tersangka Mutilasi di Depok Ungkap Kronologi Keributan di Kontrakan Cipayung
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Kasus pembunuhan yang disertai dengan tindakan mutilasi di wilayah Depok kini terus diselidiki setelah tersangka memberikan pengakuan mengenai kronologi kejadian sebelum peristiwa tersebut terjadi. Tersangka utama dalam kasus ini adalah Saepullah, yang juga dikenal dengan inisial SA atau S. Saepullah kini telah ditangkap oleh pihak kepolisian, tepatnya oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penangkapan ini menjadi langkah awal kepolisian dalam mengungkap jalannya peristiwa pembunuhan dan mutilasi yang terjadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pemeriksaan, peristiwa pembunuhan ini diawali dari sebuah keributan yang terjadi di rumah kontrakan milik tersangka. Rumah kontrakan tersebut berlokasi di Jalan Belimbing, Cipayung. Sebelum peristiwa mutilasi terjadi, korban dan tersangka Saepullah sempat terlibat dalam sebuah interaksi di dalam rumah kontrakan dua lantai tersebut. Pertemuan tersebut pada awalnya berjalan biasa sebelum akhirnya situasi memanas dan berujung pada tindakan kekerasan yang merenggut nyawa korban.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Pada hari Rabu, 5 Agustus 2026, Saepullah memberikan pernyataan langsung kepada wartawan mengenai latar belakang kedatangan korban ke kediamannya. Tersangka mengaku bahwa dirinya yang mengundang korban untuk datang ke rumah kontrakannya di Jalan Belimbing, Cipayung. Alasan Saepullah mengundang korban adalah untuk menemani dirinya berbincang-bincang. Saepullah merasa perlu mengundang korban karena dirinya tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut. Ia menjelaskan kepada wartawan bahwa teman yang sebelumnya tinggal bersama di kontrakan itu sudah tidak ada atau tidak lagi tinggal di sana.

Baca Juga

Sidang Tahunan MPR 2026 Dijadwalkan 14 Agustus, Daftar Hadir Belum Dipastikan

Sidang Tahunan MPR 2026 Dijadwalkan 14 Agustus, Daftar Hadir Belum Dipastikan

Namun, niat awal untuk berbincang-bincang tersebut berubah drastis ketika situasi di dalam rumah kontrakan mulai berubah. Saepullah mengklaim bahwa perselisihan dimulai ketika korban tiba-tiba mulai memegang tubuhnya. Merasa tidak terima dengan perlakuan tersebut, Saepullah berusaha untuk memberontak dan melepaskan diri dari pegangan korban. Upaya Saepullah untuk melepaskan diri ini memicu terjadinya cekcok di antara keduanya.

Pertengkaran tersebut dengan cepat bereskalasi menjadi kontak fisik. Berdasarkan pengakuan Saepullah, korban menampar dirinya ketika ia terus-menerus memberontak. Situasi semakin memburuk ketika perselisihan fisik tersebut berlanjut di dekat tangga rumah. Korban kemudian mendorong Saepullah dari tangga rumah kontrakan yang memiliki dua lantai tersebut. Dorongan tersebut membuat tersangka terdorong jatuh dari tangga.

Baca Juga

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkoba oleh Tiga Wanita Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkoba oleh Tiga Wanita Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

Setelah didorong dari tangga oleh korban, Saepullah langsung turun ke bawah menuju area dapur untuk mengambil senjata. Di area dapur tersebut, ia mengambil sebilah pisau yang kemudian digunakannya untuk menyerang korban. Saepullah kembali mendekati korban dan menusukkan pisau tersebut pertama kali ke bagian perut korban. Saat memberikan keterangan kepada wartawan, Saepullah juga sempat memperagakan bagaimana ia menusuk bagian perut korban tersebut.

Setelah menerima tusukan di bagian perut, korban ternyata tidak langsung menyerah dan masih berusaha memberikan perlawanan. Saepullah mengaku bahwa korban kembali memberontak dan sempat melayangkan tendangan ke arah dirinya. Namun, tindakan perlawanan tersebut berakhir setelah Saepullah melakukan tindakan yang lebih fatal. Ketika ditanya oleh penyidik mengenai proses pembunuhan tersebut, Saepullah mengonfirmasi secara langsung bahwa dirinya kemudian menggorok leher korban hingga tewas. Kini, seluruh rangkaian kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh Saepullah alias SA alias S ini sedang ditangani oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayakriminalitasPembunuhan DepokMutilasi Cipayung

Berita Terbaru Lainnya

Sidang Tahunan MPR 2026 Dijadwalkan 14 Agustus, Daftar Hadir Belum DipastikanBea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkoba oleh Tiga Wanita Malaysia di Bandara Soekarno-HattaKPK Ungkap Tiga Pertemuan Bupati Kuansing dengan Menteri Kehutanan Raja Juli AntoniPertumbuhan Ekonomi Indonesia Mencapai 5,29 Persen pada Triwulan II 2026Peluang Rekrutmen TNI dan Polri Tanpa Tes bagi Anggota Pramuka GarudaTrotoar di Jalan Alternatif Sentul Rusak Akibat Sering Dilewati Sepeda MotorGempa M 5,2 Pangandaran Pemicu Berhenti Darurat 6 Kereta Api di Daop 2 BandungSiasat Agresif Pengemis di Menara Kudus Tarik Baju Peziarah demi Rp 540 Ribu Sehari

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap