Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya kesiapan rumah sakit dalam menyediakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama kalangan kelompok rentan. Hal tersebut disampaikan Gibran saat meninjau langsung kesiapan Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Kamis (10/9).
Gibran menegaskan bahwa di tengah upaya penanganan karhutla yang tengah berlangsung, perlindungan keselamatan serta kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, kelompok rentan yang memerlukan perlindungan intensif mencakup anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, hingga penyandang disabilitas.
Dalam kunjungannya ke fasilitas kesehatan tersebut, Wapres meminta pihak rumah sakit memastikan seluruh sarana penunjang medis dalam kondisi siap pakai. Kesiapan yang ditekankan meliputi ketersediaan pasokan obat-obatan, oksigen, ketersediaan tempat tidur perawatan, kesiagaan tenaga kesehatan, serta kelancaran sistem rujukan medis. Kesiapan ini dinilai krusial agar penanganan darurat bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat karhutla dapat dipenuhi secara cepat.
Kuasa Hukum Yaqut Soroti Perbedaan Keterangan Saksi di BAP dan Sidang

Selain meninjau fasilitas rumah sakit, Gibran berinteraksi langsung dengan sejumlah pasien beserta keluarganya guna mengetahui kualitas pelayanan yang mereka terima. Salah satu pasien yang ditemui adalah keluarga Siti Fatimah, yang membawa anaknya berobat karena mengalami gejala batuk dan pilek setelah terpapar asap karhutla. Siti menyampaikan bahwa pelayanan medis di RSD Idaman Banjarbaru berjalan dengan baik.
Pada kesempatan yang sama, Gibran juga berbincang dengan seorang ibu hamil bernama Puji Lestari. Puji menceritakan langkah pencegahannya dengan membatasi aktivitas di luar rumah saat kondisi kabut asap pekat, di samping rutin mengonsumsi vitamin serta kalsium yang diperoleh dari puskesmas setempat.
KPK Periksa Anggota Polri Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi

Di akhir kunjungannya, Gibran menyampaikan apresiasi kepada seluruh dokter, perawat, dan tenaga kesehatan yang tetap bersiaga melayani masyarakat di tengah situasi kabut asap akibat karhutla.






