Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Berita Utama

Gubernur DKI Jakarta Rencanakan Penertiban Pagar Berlebihan di Pusat Perbelanjaan

Rimba NainggolanDiterbitkan 2 Agu 2026 - 18.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gubernur DKI Jakarta Rencanakan Penertiban Pagar Berlebihan di Pusat Perbelanjaan
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyoroti fenomena pemasangan pagar pengaman di sejumlah pusat perbelanjaan atau mal yang dinilai terlalu berlebihan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara terbuka menyampaikan pandangannya terkait keberadaan struktur fisik tersebut di ruang publik. Menurut Pramono, pemasangan pagar tinggi di berbagai mal justru berpotensi menciptakan persepsi yang kurang baik di mata masyarakat luas. Ia menilai bahwa pemandangan pagar yang menjulang tinggi tersebut dapat membangun kesan seolah-olah situasi ibu kota Jakarta sedang dalam kondisi yang tidak aman dan tidak nyaman bagi warga maupun para pengunjung.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Rencana untuk melakukan penertiban terhadap fasilitas pengaman ini disampaikan secara langsung oleh Pramono saat menghadiri sebuah agenda di Hotel Borobudur, Jakarta, pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di DKI Jakarta ini mengungkapkan niatnya untuk memberikan imbauan kepada sejumlah pihak terkait. Pramono berencana meminta seluruh pelaku usaha, pengelola pusat perbelanjaan, hingga para pemilik properti di wilayah Jakarta agar tidak lagi memasang pagar secara berlebihan di kawasan komersial mereka. Lebih lanjut, ia menegaskan akan segera melakukan langkah koordinasi secara menyeluruh untuk menertibkan fenomena pemasangan pagar tersebut.

Langkah penertiban yang diwacanakan oleh Pramono didasari oleh keyakinannya terhadap kondisi stabilitas keamanan daerah saat ini. Ia menjelaskan bahwa dirinya telah melakukan koordinasi secara intensif dengan berbagai aparat keamanan serta aparat penegak hukum dari berbagai sektor di wilayah ibu kota. Berdasarkan hasil koordinasi lintas sektoral tersebut, Pramono meyakini bahwa situasi keamanan di Jakarta pada kenyataannya aman-aman saja dan sangat kondusif. Oleh karena itu, ia merasa khawatir jika pemasangan pagar yang terlalu tinggi justru akan membentuk citra negatif bahwa Jakarta sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja, yang mana hal itu bertolak belakang dengan kondisi riil di lapangan.

Baca Juga

Polri Pastikan Situasi Kondusif Menyusul Pemasangan Pagar Tinggi oleh Sejumlah Mal di Jakarta

Polri Pastikan Situasi Kondusif Menyusul Pemasangan Pagar Tinggi oleh Sejumlah Mal di Jakarta

Di balik rencana penertiban yang akan dikoordinasikan, Pramono juga mengutarakan adanya keterbatasan regulasi atau aturan yang berlaku pada saat ini. Ia mengakui secara terang-terangan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk melarang secara mutlak ataupun memberikan sanksi hukuman bagi para pengelola yang masih memilih untuk memasang pagar tinggi di properti mereka. Hal ini dikarenakan belum adanya aturan khusus yang secara spesifik mengatur larangan tersebut. Kendati dihadapkan pada ketiadaan sanksi tegas, Pramono tetap menekankan bahwa keberadaan struktur pagar yang berlebihan pada dasarnya mengganggu tingkat kenyamanan publik di fasilitas umum.

Sebelumnya, tanggapan dari sudut pandang pelaku industri pusat perbelanjaan juga telah disampaikan oleh Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI). Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, memberikan penjelasan terkait isu pemasangan pagar ini pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Dalam keterangannya, Alphonzus menggarisbawahi bahwa keberadaan struktur pemisah berupa pagar di kompleks perbelanjaan sebenarnya bukanlah sebuah fenomena atau praktik yang baru di dalam dunia industri ritel. Ia menerangkan bahwa sejak awal masa pembangunan, sudah banyak pusat perbelanjaan di Jakarta yang rancangannya memang telah dilengkapi dengan fasilitas pagar pengaman.

Baca Juga

Polisi Minta Publik Tak Berspekulasi soal Pagar Mal, Pastikan Jakarta Aman dan Kondusif

Polisi Minta Publik Tak Berspekulasi soal Pagar Mal, Pastikan Jakarta Aman dan Kondusif

Menanggapi sorotan mengenai adanya sejumlah mal yang baru-baru ini mendirikan struktur pembatas, Alphonzus memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai tujuan di balik langkah tersebut. Apabila saat ini terdapat beberapa pusat perbelanjaan yang baru mulai memasang pagar di area perbatasannya, ia menegaskan bahwa kebijakan itu diambil utamanya untuk kepentingan menjaga ketertiban kawasan internal. Fasilitas fisik tersebut dinilai sangat membantu pihak pengelola bangunan dalam mengatur kelancaran alur akses para pengunjung yang datang, sehingga operasional pusat perbelanjaan dapat berjalan dengan lebih teratur dan terkendali setiap harinya.

Selain faktor pengelolaan akses pengunjung harian, pertimbangan mengenai letak geografis bangunan juga menjadi alasan utama bagi sebagian pengelola dalam memutuskan untuk mendirikan pagar. Alphonzus memaparkan bahwa pusat perbelanjaan yang posisinya berlokasi di area yang sering dilintasi massa atau berdekatan dengan titik lokasi demonstrasi tentunya memerlukan penanganan keamanan yang lebih spesifik. Bagi para pengelola mal yang berada di kawasan rawan unjuk rasa tersebut, keberadaan pagar dinilai sangat krusial untuk membentuk batas atau perimeter yang jelas demi menjaga ketertiban serta mengantisipasi berbagai dampak dari aksi penyampaian pendapat di muka umum.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pramono AnungDKI JakartaAPPBIPusat PerbelanjaanAlphonzus Widjaja

Berita Terbaru Lainnya

Menkeu Purbaya Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya, Dorong Siswa Giat BelajarPentingnya Penggunaan QRIS bagi UMKM di Tengah Tren Transaksi Non-TunaiPesawat Wisata Jatuh di Peru, 13 Orang Tewas Dekat Situs Nazca LinesPemerintah Hapus Kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan, Tarif Iuran per 2 Agustus Masih Gunakan Aturan LamaInJourney Perkuat Integrasi Ekosistem Pariwisata Nasional untuk Saingi Destinasi RegionalKlasemen Akhir Piala Presiden 2026, Persib vs Persija dan Persebaya vs Arema di SemifinalPolri Pastikan Situasi Kondusif Menyusul Pemasangan Pagar Tinggi oleh Sejumlah Mal di JakartaDampak Penahanan BI Rate, Aliran Dana Asing Rp 195 Triliun Masuk ke SBN dan SRBI

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  3. 3Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  4. 4Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  5. 5Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap