Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk, atau yang lebih dikenal luas oleh masyarakat dengan sebutan emas Antam, kembali mengalami penyesuaian harga pada awal bulan ini. Berdasarkan pantauan langsung dari laman resmi Logam Mulia pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026, tepat pukul 09.12 WIB, harga komoditas logam mulia tersebut mencatatkan penurunan yang cukup signifikan. Harga dasar emas batangan Antam dilaporkan merosot sebesar Rp20.000 per gram. Dengan adanya koreksi harga yang terjadi pada akhir pekan ini, harga dasar emas Antam kini secara resmi berada di level Rp2.603.000 per gram. Angka tersebut menunjukkan pelemahan jika dibandingkan dengan posisi perdagangan pada hari sebelumnya yang masih bertengger kuat di angka Rp2.623.000 per gram.
Sejalan dengan penurunan harga jual emas batangan yang ditawarkan kepada masyarakat, harga transaksi pembelian kembali atau yang umum dikenal dengan istilah buyback oleh pihak Antam juga ikut mencatatkan penurunan. Harga untuk transaksi buyback pada hari yang sama kini dipatok pada angka Rp2.368.000 per gram. Bagi para investor maupun masyarakat umum yang berencana untuk mencairkan aset emas mereka melalui transaksi ini, sangat penting untuk memperhatikan ketentuan perpajakan yang berlaku secara resmi. Sesuai dengan peraturan yang ada, setiap transaksi buyback dengan nilai nominal di atas Rp10.000.000 akan dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan atau PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pemotongan pajak ini biasanya dilakukan secara langsung dari total dana yang diterima oleh penjual. Di sisi lain, untuk setiap transaksi pembelian emas batangan Antam yang baru, pihak pembeli juga akan dikenakan beban PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen dari total harga dasar yang tertera pada laman resmi Logam Mulia.
Pergerakan harga komoditas emas Antam dalam kurun waktu sepekan terakhir memang memperlihatkan tingkat fluktuasi yang cukup dinamis di pasaran. Sebelum mengalami penurunan yang cukup dalam pada hari Sabtu ini, harga emas batangan Antam pada perdagangan hari Jumat, 31 Juli 2026, justru sempat mencatatkan tren positif dengan kenaikan sebesar Rp7.000 per gram. Kenaikan pada penghujung bulan Juli tersebut berhasil membawa harga dasar emas Antam kembali naik dan bertengger di posisi Rp2.623.000 per gram. Kenaikan ini sempat memberikan angin segar bagi para pelaku pasar logam mulia sebelum akhirnya kembali terkoreksi pada perdagangan keesokan harinya.
RSUP Dr. Sardjito Beralih ke Gas Bumi PGN, Raih Efisiensi Operasional hingga 75 Persen

Jika ditarik lebih jauh ke belakang, tren pergerakan harga emas Antam sepanjang pekan tersebut memang diwarnai oleh beberapa kali penurunan pada pertengahan pekan. Pada perdagangan hari Rabu, 29 Juli 2026, harga emas Antam terpantau mengalami penurunan hingga menyentuh angka Rp2.601.000 per gram. Penurunan yang terjadi pada hari Rabu tersebut pada dasarnya merupakan kelanjutan dari tren koreksi yang sudah dimulai sejak hari sebelumnya. Tepatnya pada hari Selasa, 28 Juli 2026, harga emas batangan Antam juga tercatat mengalami pelemahan hingga berada di level Rp2.613.000 per gram. Fluktuasi harian ini menunjukkan betapa dinamisnya pergerakan harga logam mulia dalam merespons berbagai sentimen pasar yang ada.
Dinamika perubahan harga yang cukup tajam tidak hanya terjadi pada akhir bulan Juli, tetapi juga sempat tercatat dengan jelas pada pekan-pekan sebelumnya di bulan yang sama. Sebagai salah satu contoh fluktuasi yang signifikan, pada perdagangan hari Jumat, 24 Juli, harga emas Antam merosot cukup tajam sebesar Rp35.000 hingga jatuh ke level Rp2.605.000 per gram. Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut, pada akhir pekan sebelumnya, yakni pada hari Sabtu, 18 Juli 2026, harga emas justru sempat mengalami apresiasi atau kenaikan sebesar Rp8.000 yang mengantarkannya menjadi Rp2.614.000 per gram. Dalam catatan rentetan pergerakan harga yang ada sepanjang periode tersebut, harga emas batangan Antam bahkan pernah mencatatkan rekor kenaikan hingga berhasil menembus angka Rp2.655.000 per gram.
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Proses dan Substansi Revisi UU HAM

Sebagai bahan perbandingan jangka panjang untuk melihat tren investasi logam mulia ini, harga emas pada tahun 2026 ini sudah berada di posisi yang jauh lebih tinggi apabila disandingkan dengan periode beberapa tahun silam. Berdasarkan catatan historis, pada hari Kamis, 3 Oktober 2024, harga emas masih tercatat berada di level Rp1.469.000 per gram. Peningkatan nilai ini menegaskan posisi emas sebagai salah satu instrumen investasi jangka panjang pilihan masyarakat. Sementara itu, bagi para peminat investasi logam mulia yang mencari alternatif pembelian, pihak manajemen dari Galeri 24 telah memberikan konfirmasi resmi mengenai program penawaran khusus mereka. Manajemen Galeri 24 secara tegas menyatakan bahwa penawaran berupa potongan harga yang mereka sediakan saat ini berlaku secara nasional dan dapat dinikmati oleh konsumen di seluruh jaringan outlet resmi milik perusahaan.






