Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan mengalami pergerakan yang menguat pada sesi perdagangan hari Senin (3/8). Proyeksi penguatan indeks saham ini melanjutkan tren positif yang telah dicatatkan pada akhir pekan sebelumnya. Berdasarkan data perdagangan, IHSG ditutup di level 6.236 pada penutupan perdagangan hari Jumat (31/7) sore. Pada penutupan tersebut, indeks saham tercatat menguat sebesar 49,76 poin, atau mengalami kenaikan sebesar 0,80 persen jika dibandingkan dengan posisi pada perdagangan sebelumnya.
Aktivitas perdagangan pada akhir pekan lalu menunjukkan angka yang cukup besar di pasar modal. Mengutip data dari RTI Infokom, para investor melakukan transaksi dengan total nilai mencapai Rp18,21 triliun. Transaksi tersebut diikuti dengan jumlah volume saham yang diperdagangkan sebanyak 32,44 miliar lembar saham. Pergerakan pasar pada penutupan pekan lalu ditandai dengan dominasi saham yang mengalami penguatan, di mana sebanyak 437 saham menguat, 193 saham terkoreksi, dan 159 saham lainnya terpantau stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.
Merespons pergerakan indeks saham tersebut, Analis Teknikal dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan analisisnya terkait arah IHSG selanjutnya. Herditya memperkirakan bahwa IHSG masih berpeluang besar untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Perkiraan ini didasarkan pada performa indeks yang telah berhasil bergerak di atas garis pergerakan rata-rata harian, atau indikator Moving Average 20 (MA20). Dengan posisi teknikal tersebut, Herditya memperkirakan IHSG berpotensi menguat untuk menguji area di kisaran 6.352 hingga 6.545.
Menag Nasaruddin Incar Dana Umat Tak Puasa Ramadan hingga Rp3 T

Meskipun tren penguatan membayangi pergerakan indeks saham, Herditya tetap mengingatkan agar para investor juga perlu mencermati peluang terjadinya pembalikan arah dalam jangka pendek. Menurut analisis teknikalnya, pembalikan arah jangka pendek tersebut berpotensi membawa indeks turun ke kisaran level 6.108 hingga 6.187. Untuk perdagangan hari ini, Herditya memproyeksikan IHSG akan bergerak di rentang support pada level 6.029 dan 5.839, serta rentang resistance pada level 6.266 dan 6.377. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham untuk diperhatikan, yakni BRMS, ENRG, MBMA, dan PSAB.
Analisis serupa mengenai potensi pergerakan IHSG juga diungkapkan oleh Analis dari Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova. Ivan memperkirakan bahwa indeks saham masih memiliki peluang untuk melanjutkan pergerakan penguatan pada sesi perdagangan hari ini. Peluang kenaikan ini didasarkan pada kondisi IHSG yang berhasil menembus titik resistance minor pada sesi perdagangan sebelumnya. Ivan memaparkan bahwa selama IHSG mampu bertahan di atas level support minor yang berada di angka 6.138, maka indeks berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area gap di rentang 6.268 hingga 6.306.
Shopee VIP Plus Dirilis, Tawarkan Paket untuk Belanja dan Hiburan

Dalam rincian proyeksinya untuk perdagangan hari ini, Ivan memprediksi bahwa IHSG akan bergerak menguji beberapa level support, yakni di level 6.183, 6.020, dan 5.887. Sementara itu, untuk level resistance, pergerakan indeks diproyeksikan akan berada di level 6.291, 6.392, dan 6.545. Sebagai panduan tambahan bagi para pelaku pasar yang memantau pergerakan saham hari ini, Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham pilihan, yakni saham DEWA, ICBP, dan PGAS.






