Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Kesehatan

Ilmuwan Kembangkan Replika Pembuluh Darah untuk Prediksi Risiko Stroke yang Lebih Akurat

Bambang HandayaniDiterbitkan 25 Jul 2026 - 09.05 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ilmuwan Kembangkan Replika Pembuluh Darah untuk Prediksi Risiko Stroke yang Lebih Akurat
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Selama bertahun-tahun, dunia medis sering kali mengukur risiko strok seseorang hanya berdasarkan seberapa besar penyempitan yang terjadi pada pembuluh darah mereka. Namun, metode konvensional ini kerap kali meleset karena mengabaikan keunikan anatomi setiap individu. Kini, sebuah terobosan teknologi mutakhir lahir dari kolaborasi para peneliti asal Australia dan China yang siap mengubah peta prediksi medis. Mereka berhasil menciptakan teknologi "arteri di atas chip" (artery on a chip) yang bertindak sebagai kembaran fisik dari pembuluh darah pasien untuk memproyeksikan risiko strok secara jauh lebih presisi dan personal.

Teknologi inovatif ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Cell Biomaterials. Berdasarkan laporan dari Australian Science Media Centre, inovasi ini membuktikan bahwa bentuk fisik pembuluh darah dan gangguan aliran darah lokal di area spesifik jauh lebih menentukan potensi terjadinya strok dibandingkan dengan persentase penyempitan pembuluh darah itu sendiri. Dengan kata lain, dua orang dengan tingkat penyempitan arteri yang sama persis bisa memiliki risiko strok yang sangat berbeda, tergantung pada bagaimana darah mengalir melalui lekukan unik pembuluh darah mereka masing-masing.

Baca Juga

Berita Duka, Akademisi dan Penulis Airlangga Pribadi Kusman Meninggal Dunia

Berita Duka, Akademisi dan Penulis Airlangga Pribadi Kusman Meninggal Dunia

Untuk membuktikan konsep ini, tim peneliti merekonstruksi arteri karotis鈥攑embuluh darah utama di leher yang menyuplai darah ke otak鈥攄ari enam pasien yang memiliki tingkat keparahan penyakit berbeda. Melalui simulasi dinamika fluida komputasional, tim peneliti memodelkan pergerakan darah di dalam replika chip tersebut. Hasilnya mengejutkan, meskipun para pasien memiliki tingkat penyempitan pembuluh darah yang serupa, pola aliran darah lokal di dalam replika arteri mereka menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan secara visual dan mekanis.

Tidak berhenti di situ, para ilmuwan menguji respons biologis chip tersebut dengan menggunakan teknologi laser. Mereka membuat luka mikroskopis pada lapisan kolagen di bawah struktur arteri buatan tersebut untuk mensimulasikan cedera pembuluh darah yang sebenarnya. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa proses pembentukan pembekuan darah atau trombosis terjadi dengan pola yang berbeda-beda pada setiap chip. Hal ini menegaskan bahwa geometri pembuluh darah yang unik secara langsung memengaruhi bagaimana darah membeku dan berpotensi menyumbat aliran ke otak.

Baca Juga

Hampir 50 Persen Dana Presiden untuk Penanganan Gempa NTT sudah Disalurkan

Hampir 50 Persen Dana Presiden untuk Penanganan Gempa NTT sudah Disalurkan

Zhao Yunduo, peneliti utama dari Universitas Sydney, menjelaskan bahwa teknologi ini membuka gerbang baru bagi pengobatan yang dipersonalisasi. Melalui replika fisik ini, dokter di masa depan diharapkan dapat menguji efektivitas berbagai obat pencegah strok secara langsung pada model pembuluh darah pasien sebelum benar-benar meresepkannya. Saat ini, tim peneliti sedang melangkah ke tahap berikutnya dengan mulai merekrut pasien pascastrok guna memulai uji klinis yang lebih luas, membawa teknologi ini satu langkah lebih dekat ke ruang praktik dokter.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

teknologi kesehatanprediksi strokearteri buataninovasi medispenelitian

Berita Terbaru Lainnya

Berita Duka, Akademisi dan Penulis Airlangga Pribadi Kusman Meninggal DuniaSah! Sarjito Ucap Sumpah Jabatan Jadi KE Pengawas Bursa Mineral OJKKPK Periksa Eks Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi, Ini yang DigaliPenampakan Terkini Anak Krakatau dari KRI Lepu, Abu Vulkanik Membumbung 2,1 KmPria Ditemukan Meninggal di GBK, Sempat Kirim Sinyal SOS dan Unggah Pesan di MedsosBreaking! Rupiah Menguat 0,65%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.510Pemprov DKI Alokasikan Rp 250 Juta untuk Kajian Ikan Sapu-Sapu di Perubahan APBD 2026Hampir 50 Persen Dana Presiden untuk Penanganan Gempa NTT sudah Disalurkan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap