Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Hukum

Inisiatif Sayembara Tangkap Begal di Jawa Barat Memicu Gelombang Kritik

Togar SiregarDiterbitkan 26 Jul 2026 - 03.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Inisiatif Sayembara Tangkap Begal di Jawa Barat Memicu Gelombang Kritik
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam memberantas kejahatan jalanan melalui ajang sayembara berhadiah menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Niat mendorong partisipasi masyarakat untuk meringkus pelaku pembegalan, pencopetan, hingga penjambretan dianggap melangkahi kewenangan penegak hukum yang sah. Kebijakan ini memicu perdebatan sengit tentang sejauh mana masyarakat sipil boleh dilibatkan dalam urusan penindakan hukum, terutama di tengah maraknya aksi kejahatan jalanan yang berisiko tinggi.

Inisiatif yang diluncurkan oleh orang nomor satu di Jawa Barat tersebut menawarkan imbalan uang tunai berkisar antara Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil menangkap pelaku kejahatan. Dedi Mulyadi menegaskan bahwa langkah ini murni bertujuan memicu kewaspadaan lingkungan, bukan untuk menyulut aksi main hakim sendiri. Untuk mencegah kesewenang-wenangan, ia menetapkan syarat ketat, yakni pelaku harus diserahkan kepada pihak kepolisian dalam kondisi hidup dan secara resmi ditetapkan sebagai tersangka. Gagasan ini pun disambut positif oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pipit Rismanto yang memandangnya sebagai motivasi bersama dalam menjaga ketertiban.

Meski demikian, dukungan dari aparat kepolisian daerah itu berbanding terbalik dengan pandangan Amnesty International Indonesia. Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, secara tegas menilai bahwa tugas menjaga keamanan wilayah merupakan tanggung jawab penuh Gubernur dan Kapolda, bukan beban masyarakat. Ia mengkritik keras pesan yang menyebut warga boleh bertindak tegas selama tidak menyebabkan kematian, karena dinilai menyalahi aturan hukum serta berisiko melegitimasi tindakan main hakim sendiri di lapangan.

Baca Juga

Dugaan Keracunan MBG Dialami Ratusan Siswa di Pati, Kasus Serupa Terjadi di Bantul dan Madiun

Dugaan Keracunan MBG Dialami Ratusan Siswa di Pati, Kasus Serupa Terjadi di Bantul dan Madiun

Usman menambahkan bahwa melibatkan warga sipil tanpa pelatihan khusus untuk menghadapi penjahat bersenjata tajam sangat berbahaya. Menurutnya, pemerintah daerah dan kepolisian seharusnya lebih fokus pada pembenahan sistemik, seperti menambah frekuensi patroli, memasang kamera pengawas terintegrasi, memperbaiki penerangan di jalan-jalan rawan, mempercepat respons pengaduan, hingga membongkar jaringan penadah. Kebijakan sayembara ini juga dianggap menyimpang dari filosofi pemolisian masyarakat yang sejatinya mengedepankan kolaborasi pencegahan, bukan tindakan penindakan langsung oleh warga.

Skeptisisme senada datang dari Menteri Koordinator bidang Hukum, HAM, dan Imipas, Yusril Ihza Mahendra. Yusril menyoroti kondisi perekonomian yang sedang menantang saat ini, di mana ketersediaan hadiah uang jutaan rupiah berpotensi memicu masyarakat bertindak nekat tanpa perhitungan. Situasi tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan salah tangkap atau kekerasan terhadap orang tak bersalah yang dituduh secara sepihak sebagai pelaku kejahatan. Atas dasar risikonya yang tinggi, ia menyarankan agar Gubernur Jawa Barat meninjau kembali dan membatalkan penyelenggaraan sayembara tersebut.

Baca Juga

Jaksa KPK Ungkap Ruangan Dirjen Bea Cukai Disegel, Tapi Ada yang Copot

Jaksa KPK Ungkap Ruangan Dirjen Bea Cukai Disegel, Tapi Ada yang Copot

Perdebatan seputar sayembara menangkap begal ini membuka wacana penting mengenai batas peran warga dan kewajiban negara dalam menjamin rasa aman. Meskipun semangat membasmi kejahatan jalanan menjadi prioritas bersama, perlindungan hukum dan keselamatan jiwa masyarakat sipil tetap tidak boleh dikorbankan demi efisiensi sementara.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Yusril Ihza MahendraDedi MulyadiJawa BaratBegalSayembaraAmnesty International

Berita Terbaru Lainnya

Residivis Narkoba di Pariaman Kembali Ditangkap, Polisi Sita Sabu dan GanjaKebakaran Landa Dapur Gizi dan Ruang Laundry RSSA MalangSolusi Perangkat Tanpa Modul Bawaan, Cara Memasang Bluetooth di Laptop dan MenghubungkannyaDugaan Keracunan MBG Dialami Ratusan Siswa di Pati, Kasus Serupa Terjadi di Bantul dan MadiunJaksa KPK Ungkap Ruangan Dirjen Bea Cukai Disegel, Tapi Ada yang CopotAlphard Tabrak Lari Berujung Kecelakaan Beruntun Parah di SurabayaMendag Wanti-Wanti UMKM Lokal, RI Diserbu Produk Asing Bermodal BesarDua Anggota DPRD Pemalang Dipanggil KPK Terkait Kasus Bupati Anom

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap