Berita Viral Terkini

Jebakan Kencan Virtual Berujung Petaka bagi Perempuan di Depok

Yolanda TobanPublished 26 Jul 2026 - 00.300 Reads
Bagikan WhatsAppX
Jebakan Kencan Virtual Berujung Petaka bagi Perempuan di Depok
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Dunia maya sering kali menawarkan kehangatan interaksi baru, namun di baliknya kerap tersimpan bahaya nyata yang mengintai. Seorang perempuan berinisial NA di Depok harus merasakan kenyataan pahit ini setelah niatnya untuk bertemu dengan kenalan dari media sosial berujung pada aksi kekerasan yang hampir merenggut nyawanya. Kejadian tragis ini menyoroti bagaimana ruang digital bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk menjerat korban yang lengah.

Awal mula petaka ini terjadi ketika NA berkenalan dengan seseorang melalui platform media sosial. Komunikasi yang awalnya terasa menyenangkan kemudian berlanjut ke aplikasi WhatsApp, hingga keduanya sepakat untuk mengadakan pertemuan langsung. Pada rencana pertemuan pertama, NA memutuskan untuk mengajak seorang rekannya demi alasan keamanan. Mengetahui korban tidak datang sendirian, pelaku yang merasa rencananya terganggu memilih untuk membatalkan pertemuan tersebut secara sepihak dan menghilang dari lokasi yang dijanjikan.

Sayangnya, kewaspadaan korban tampaknya menurun setelah kegagalan pertama. Pelaku kembali menghubungi NA dan merancang pertemuan kedua. Kali ini, pertemuan dijadwalkan pada dini hari, tepatnya pukul 00.30 WIB, di sebuah lokasi yang sepi dan minim pengawasan. NA datang seorang diri mengendarai sepeda motornya tanpa curiga. Saat sedang menunggu di tempat sunyi tersebut, situasi berubah mencekam ketika dua pria tidak dikenal tiba-tiba mendekatinya dan langsung melakukan penyerangan brutal.

Also Read

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Setelah Menegur Aksi Vandalisme

Tanpa basa-basi, salah satu pelaku berinisial PAR (27) langsung menusuk dada korban sebanyak lima kali dari arah depan. Dalam kondisi kritis dan bersimbah darah, NA berusaha sekuat tenaga untuk melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor miliknya. Namun, kekejaman pelaku tidak berhenti di situ. Pelaku lain yang berinisial OB mengejar NA yang tengah terluka dan membacoknya dari arah belakang. Dengan sisa-sisa kekuatannya, korban berhasil berlari menuju area perumahan warga untuk mencari pertolongan, hingga akhirnya diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar.

Pihak kepolisian dari Polsek Pancoran Mas di bawah Polres Metro Depok segera bergerak cepat setelah menerima laporan mengenai insiden berdarah ini. Melalui penyelidikan mendalam dan analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian, petugas berhasil mengidentifikasi dan menangkap tersangka PAR di tempat persembunyiannya di kawasan Depok. Bersama penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa dua bilah celurit yang diduga kuat digunakan untuk menganiaya korban, serta sepeda motor milik NA yang sempat dibawa kabur pelaku.

Also Read

Jamwas Tegaskan Pelimpahan Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Memiliki Dasar Hukum Kuat

Saat ini, kepolisian masih terus melakukan pengejaran intensif terhadap tersangka OB yang masih buron. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kewaspadaan ekstra saat berinteraksi dengan orang asing di media sosial. Pertemuan di tempat sepi pada jam-jam rawan sering kali menjadi celah yang dimanfaatkan oleh pelaku kriminal untuk melancarkan aksi kejahatan dengan kekerasan.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca