Pemerintah Provinsi Jambi mengambil langkah cepat merespons memburuknya kualitas udara akibat kabut asap. Kegiatan belajar mengajar tatap muka untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) di Kota Jambi diputuskan untuk diliburkan sementara.
Kebijakan ini diambil guna melindungi kelompok usia rentan dari paparan partikel polusi udara yang pekat dalam beberapa hari terakhir.
Mengapa Pembelajaran PAUD dan TK di Jambi Diliburkan?
Pemerintah Provinsi Jambi meliburkan aktivitas tatap muka PAUD dan TK karena indeks pencemaran udara di Kota Jambi sempat menembus angka di atas 200, yang masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Tingginya angka tersebut dinilai membahayakan kesehatan anak-anak usia dini jika mereka tetap beraktivitas di luar ruangan atau di sekolah.
Apakah Kebijakan Libur Sekolah Berlaku untuk Seluruh Provinsi Jambi?
Tidak. Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa kebijakan peniadaan kegiatan belajar tatap muka tidak langsung diterapkan secara serentak di seluruh kabupaten/kota. Langkah ini disesuaikan dengan kondisi kualitas udara di masing-masing daerah yang berbeda-beda.
Rial Iran Anjlok ke Rekor Terendah, Tembus IRR 2 Juta per Dolar AS, Rangkaian Pemicu dan Sikap Para Aktor Kunci

Untuk Kabupaten Muaro Jambi, pemberlakuan kebijakan serupa masih menunggu pemantauan dan perkembangan kualitas udara setempat. Pemerintah daerah akan kembali mengevaluasi data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) sebelum menentukan kebijakan pembelajaran tatap muka untuk hari Rabu mendatang.
Berapa Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Wilayah Jambi?
Berdasarkan pantauan platform ISPUnet pada Senin (24/8) pukul 21.56 WIB, kondisi ISPU untuk parameter PM2.5 di wilayah Jambi menunjukkan data berikut:
- Kota Jambi: Tercatat pada angka 171 (kategori Tidak Sehat). Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan pantauan pada pukul 09.12 WIB yang sempat menyentuh 207 (kategori Sangat Tidak Sehat).
- Kabupaten Muaro Jambi: Tercatat pada angka 289 (kategori Sangat Tidak Sehat). Angka ini membaik dari pantauan pagi hari yang sempat berada di level 314 (kategori Berbahaya).
Dari Mana Sumber Kabut Asap di Jambi?
Prakirawan BMKG Jambi M Randy Herdyansyah menjelaskan bahwa kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi dan wilayah Jambi bagian timur tidak hanya bersumber dari titik api lokal, tetapi juga dipengaruhi kiriman asap dari Sumatera Selatan dan Lampung.
Megawati Terima Laporan Gempa NTT, PDIP Salurkan Bantuan Rp 545 Juta

Pola pergerakan angin yang bertiup dari arah tenggara menuju selatan membawa kabut asap di wilayah Jambi bergerak ke arah barat laut hingga utara. Kondisi ini juga mengakibatkan sejumlah wilayah di Provinsi Riau ikut terdampak pergerakan asap dari Jambi.
Seberapa Luas Kebakaran Hutan dan Lahan di Jambi Tahun Ini?
Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, akumulasi luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari 1 Januari hingga 19 Agustus 2026 telah mencapai 658,29 hektare.
Rincian luasan lahan terbakar di sejumlah kabupaten/kota di Jambi mencakup:
- Kabupaten Muaro Jambi: 264,78 hektare (wilayah terluas)
- Kabupaten Sarolangun: 143,61 hektare
- Kabupaten Batanghari: 95,35 hektare
- Kabupaten Tanjung Jabung Barat: 58,10 hektare
- Kabupaten Tebo: 39,26 hektare
- Kabupaten Tanjung Jabung Timur: 32,71 hektare
- Kabupaten Bungo: 14,00 hektare
- Kabupaten Merangin: 10,30 hektare






