Berita Viral Terkini

Kakek di Sukoharjo Meninggal Dunia Setelah Terjebak Kebakaran Lahan

Yolanda TobanPublished 25 Jul 2026 - 09.121 Reads
Bagikan WhatsAppX
Kakek di Sukoharjo Meninggal Dunia Setelah Terjebak Kebakaran Lahan
Ilustrasi Peristiwa. Foto: Detik - News.
A-A+

Kegiatan sehari-hari yang biasa dilakukan oleh masyarakat pedesaan sering kali dianggap sebagai rutinitas aman tanpa risiko besar. Namun, bagi seorang lansia di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, aktivitas sederhana mencari pakan ternak justru berujung pada sebuah tragedi yang memilukan. Minto Paimin, seorang kakek berusia 82 tahun, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah terjebak di tengah kobaran api yang membakar lahan kosong di Desa Mojorejo, Kecamatan Bendosari.

Peristiwa memilukan ini bermula pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Seperti hari-hari biasa, Mbah Minto bersiap menuju ke area tegalan miliknya. Dengan langkah kaki yang tentu tidak lagi semuda dulu, ia membawa perlengkapan sederhana yang biasa digunakannya bekerja, yaitu sebuah karung untuk wadah rumput, sebilah sabit, serta sebuah korek api. Tujuan utamanya saat itu sangat sederhana, yaitu mencari rumput segar untuk memberi makan sapi-sapi peliharaannya di rumah.

Sesampainya di lokasi tegalan, korban memutuskan untuk membersihkan area tersebut. Ia mulai mengumpulkan rumput liar, dedaunan kering, serta ranting-ranting pohon yang berserakan, lalu menyalakan api untuk membakar tumpukan sampah organik tersebut. Tindakan yang awalnya bertujuan untuk membersihkan lahan ini seketika berubah menjadi petaka ketika angin berembus dengan sangat kencang, membuat kobaran api meluas dengan cepat dan tidak terkendali.

Also Read

Perselisihan di Bundaran HI Berakhir Damai tetapi Proses Hukum Tetap Berjalan

Di tengah kepungan asap tebal dan jilatan api yang kian membesar, Mbah Minto diduga tidak mampu menyelamatkan diri. Faktor usia yang sudah sangat senja disinyalir membuat fisiknya tidak lagi cekatan untuk berlari menghindari kepungan api yang merambat cepat. Camat Bendosari, Firmansyah, mengonfirmasi situasi tersebut dan menyebutkan bahwa korban terjebak di lokasi karena keterbatasan fisik akibat usianya yang telah mencapai kepala delapan.

Kekhawatiran mulai menyelimuti pihak keluarga ketika hari sudah beranjak sore, namun sosok sang kakek belum juga menampakkan batang hidungnya di rumah. Menyadari ada hal yang tidak beres, anak dan cucu korban segera bergegas menuju ke area tegalan untuk melakukan pencarian. Mereka menelusuri sudut-sudut lahan yang biasanya didatangi oleh korban untuk mencari rumput.

Also Read

Langkah Terpadu Pemerintah Urai Kemacetan Akibat Truk Kontainer di Cakung-Cilincing

Pencarian tersebut berakhir dengan duka mendalam pada petang hari, tepatnya sekitar pukul 18.10 WIB. Di tengah sisa-sisa kebakaran lahan, anak dan cucunya menemukan tubuh Mbah Minto sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka bakar di sekujur tubuhnya. Kejadian tragis ini segera dilaporkan kepada pihak kepolisian dan aparat setempat untuk penanganan lebih lanjut. Kejadian ini menjadi pengingat pahit tentang betapa cepatnya situasi darurat bisa terjadi di lahan kering saat musim angin kencang.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca