Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara berhasil memadamkan kebakaran lahan yang melanda kawasan di Jalan Kampung Bandan RT 07 RW 02, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Luas area alang-alang yang hangus terbakar dalam peristiwa ini ditaksir mencapai 5.000 meter persegi atau sekitar 0,5 hektare.
Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga kepada pihak pemadam kebakaran pada pukul 12.55 WIB. Menurut keterangan Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaiman, insiden bermula saat seorang warga yang tengah bermain burung dara menyaksikan kepulan asap tebal membubung dari rimbunan alang-alang di lapangan terbuka.
Berdasarkan keterangan saksi pelapor di lokasi kejadian, sumber api diduga kuat berasal dari bara puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pihak tidak bertanggung jawab hingga menyulut ilalang kering. Api kemudian membesar dengan cepat dan merambat ke tumpukan material bambu milik H. Seno yang baru saja diturunkan di lapangan tersebut. Akibat insiden ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 60 juta.
Siasat Pembunuh Wanita di Tanah Abang demi Lolos dari Kejaran Polisi

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Sudin Gulkarmat Jakarta Utara mengerahkan sebanyak 15 unit mobil pompa air dan 80 personel damkar untuk memadamkan kobaran api dan melokalisasi titik kebakaran.
Secara umum, kobaran api utama telah berhasil dikuasai dan dipadamkan oleh personel di lapangan pada pukul 14.52 WIB. Petugas damkar kemudian terus menyisir area untuk memastikan tidak ada sisa titik api maupun bara tersembunyi yang berpotensi menyala kembali. Seluruh proses penanganan dinyatakan selesai dan kebakaran padam total sekitar pukul 18.22 WIB.
Cerita Pemuda Garut Selamat dari Insiden KM Virgo Usai Berenang 5 Jam di Laut Jawa

Insiden kebakaran semak dan alang-alang akibat bara puntung rokok di kawasan ini bukan yang pertama kali terjadi. Pada Senin (10/8) siang, kebakaran serupa pernah melanda lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) seluas kurang lebih 15.000 meter persegi (1,5 hektare). Kebakaran saat itu juga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan dan kepulan asap tebalnya sempat mengganggu kelancaran operasional perjalanan kereta rel listrik (KRL).






