Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga unit mobil dan satu unit sepeda motor terjadi di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut menewaskan satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri dan seorang anak yang tengah berboncengan di atas sepeda motor.
Ketiga korban yang meninggal dunia teridentifikasi sebagai Andi Prasetyo (40), Yeni Sumarti (39), dan Zeline Zakeisha (7). Para korban diketahui merupakan warga Jalan Anggrek IV RT 001/004, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Ketiganya mengalami luka serius di bagian kepala. Pengendara pria sempat berada dalam kondisi kritis sebelum akhirnya meninggal dunia saat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Hermina Daan Mogot.
Kronologi Tabrakan Beruntun
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika kondisi arus lalu lintas di kawasan Jalan Kembang Kerep terpantau sedang lengang. Situasi jalan yang merupakan turunan memicu kendaraan-kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi.
Temuan Keracunan MBG Diproses Hukum, Legislator Dorong Investigasi Tiap Kejadian

Tabrakan beruntun tersebut melibatkan mobil Fortuner, Avanza, sebuah mobil listrik berwarna putih, dan satu sepeda motor bernomor polisi B-4915-BCD yang dikendarai para korban. Mobil listrik putih yang melaju di posisi paling belakang menabrak kendaraan di depannya secara beruntun. Setelah menabrak, mobil listrik tersebut oleng ke arah kanan dan menghantam tiang listrik di pinggir jalan.
Pada saat yang sama, sepeda motor korban yang berada di pinggir jalan tersambar oleh kendaraan yang hilang kendali. Akibat hantaman tersebut, korban anak terlepas dari boncengan motor dan masuk ke kolong ban mobil yang berada di posisi paling depan.
209 Penerbangan di Soetta Terdampak Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Penanganan Korban dan Penyelidikan
Pengemudi mobil listrik putih yang mengalami luka-luka langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pengemudi dari dua unit mobil lainnya dilaporkan tidak mengalami luka serius.
Seluruh proses evakuasi korban dan bangkai kendaraan yang terlibat tabrakan telah selesai dilakukan petugas sebelum waktu Magrib tiba. Saat ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Jakarta Barat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti terjadinya kecelakaan beruntun tersebut.






