Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan bebas hambatan, kali ini melibatkan sebuah mobil ambulans yang tengah mengantar jenazah dengan sebuah truk. Peristiwa tragis ini berlangsung di ruas Jalan Tol Batang-Semarang, tepatnya di Km 379+900 jalur A. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada Rabu (19/8) dini hari, sekitar pukul 00.46 WIB. Insiden ini menarik perhatian publik karena melibatkan rombongan pengantar jenazah yang sedang dalam perjalanan.
Dalam peristiwa kecelakaan beruntun ini, terdapat empat kendaraan yang terlibat secara langsung di lokasi kejadian. Kendaraan-kendaraan tersebut adalah satu unit mobil ambulans Suzuki APV yang sedang mengangkut jenazah, satu unit truk Hino, serta dua mobil pribadi yang bertindak sebagai pengiring jenazah, yaitu Toyota Innova G dan Toyota Avanza B. Keberadaan kendaraan pengiring ini memang ditujukan untuk mendampingi perjalanan jenazah dari tempat asal menuju lokasi pemakaman yang dituju.
Kasat Lantas Polresta Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, memberikan penjelasan mengenai kronologi awal terjadinya tabrakan maut tersebut. Sebelum kecelakaan terjadi, mobil ambulans Suzuki APV yang membawa jenazah diketahui sedang melaju dari arah Jakarta menuju ke arah Semarang. Rombongan kendaraan ini bergerak dengan kecepatan sedang di jalur tol tersebut. Namun, situasi berubah ketika mobil ambulans mencoba untuk mendahului kendaraan yang ada di depannya.
KPK Jawab Klaim Yaqut Tak Ada Kerugian Negara di Kasus Kuota Haji

Kecelakaan bermula saat pengemudi ambulans berniat untuk menyalip truk Hino yang berjalan searah di depannya. Pengemudi mencoba menyalip dari sisi sebelah kanan, namun upaya manuver tersebut gagal dilakukan. Akibat kegagalan menyalip ini, bagian depan mobil ambulans langsung menghantam bagian belakang truk Hino dengan sangat keras. Tabrakan yang terjadi dalam kecepatan sedang tersebut memicu benturan beruntun yang berdampak pada kendaraan pengiring yang berada di belakangnya.
Kerasnya benturan tersebut menyebabkan dampak yang cukup fatal bagi kendaraan lain. Setelah menabrak bagian belakang truk Hino, mobil ambulans langsung oleng ke arah kanan dan menabrak bagian bodi samping dari mobil Toyota Innova G. Mobil Innova tersebut diketahui merupakan mobil keluarga yang ikut serta dalam rombongan pengiring jenazah. Tidak hanya itu, kencangnya tabrakan juga membuat ban cadangan dari truk Hino terlepas hingga terpental dari posisinya. Ban cadangan yang terpental tersebut kemudian melayang dan menimpa bagian depan samping kanan dari mobil pengiring lainnya, yaitu Toyota Avanza B.
Kepastian Gaji PNS dan PPPK Terbaru Usai Pidato RUU APBN 2026

Peristiwa kecelakaan lalu lintas ini menelan korban jiwa. Dilaporkan bahwa sebanyak tiga orang penumpang yang berada di dalam mobil ambulans Suzuki APV meninggal dunia akibat luka-luka yang diderita. Dua dari korban meninggal tersebut diidentifikasi sebagai pasangan suami istri yang bernama Mulyana dan Giyanti. Sementara itu, satu korban meninggal dunia lainnya adalah asisten dari sopir ambulans yang bernama Tekat Suyanto. Korban Tekat Suyanto diketahui merupakan warga yang berdomisili di wilayah Ciledug, Kota Tangerang.






