Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Berita Regional

Kekeringan di Gunungkidul, Warga Dusun Kemesu Terpaksa Jual Ternak demi Air Bersih

Uria KilaDiterbitkan 29 Jul 2026 - 07.54 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kekeringan di Gunungkidul, Warga Dusun Kemesu Terpaksa Jual Ternak demi Air Bersih
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Bencana kekeringan yang melanda Kabupaten Gunungkidul membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air harian. Di Dusun Kemesu, Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop, sejumlah warga harus merelakan hewan ternak mereka dijual agar bisa membeli pasokan air bersih. Krisis air ini mulai berdampak pada masyarakat setempat sejak berakhirnya musim penghujan pada April 2026.

Wilayah Dusun Kemesu saat ini dihuni oleh sedikitnya 68 kepala keluarga. Secara keseluruhan, terdapat 239 jiwa di area tersebut yang terdampak langsung oleh kekeringan. Kapanewon Rongkop sendiri merupakan kawasan karst yang memiliki karakteristik minim air permukaan. Karena tidak tersedianya aliran sungai maupun sumber air tanah, warga sangat bergantung pada pasokan air dari luar. Masalah krisis air bersih ini merupakan kendala yang terus dihadapi oleh warga Kemesu setiap musim kemarau sejak tahun 2012.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Sutopo (46), salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa menjual dua ekor ayam kampung miliknya untuk membeli air. Setiap ekor ayam tersebut laku terjual dengan harga Rp40.000 hingga Rp50.000. Selain mengandalkan uang dari hasil penjualan ternak, Sutopo yang bekerja di bidang jasa kebersihan juga harus menyisihkan sebagian gajinya untuk menutupi biaya pembelian air bersih.

Baca Juga

Harga Komoditas Kompak Melemah, Batu Bara Tertahan Risiko Gangguan Pasokan RI

Harga Komoditas Kompak Melemah, Batu Bara Tertahan Risiko Gangguan Pasokan RI

Biaya yang harus dikeluarkan warga untuk air terbilang cukup besar. Untuk satu tangki air bersih, mereka harus membayar Rp120.000. Pasokan dari satu tangki tersebut umumnya hanya bertahan selama dua pekan untuk memenuhi kebutuhan harian satu keluarga. Sebelumnya, warga sempat memanfaatkan tandon pribadi untuk menampung air hujan, namun persediaan tersebut hanya cukup untuk pemakaian selama sekitar satu bulan. Sementara itu, pasokan air dari PDAM yang berada di tiga titik hanya mengalir satu kali dalam sepekan.

Mayoritas warga Dusun Kemesu berprofesi sebagai petani dan peternak. Di tengah krisis ini, mereka lebih memilih menjual unggas seperti ayam kampung karena nilainya yang lebih kecil. Hewan ternak bernilai tinggi seperti sapi dan kambing tetap dipertahankan sebagai tabungan jangka panjang. Sulitnya situasi di desa akibat kekeringan juga mendorong banyak pemuda dari Dusun Kemesu untuk pergi merantau mencari pekerjaan ke kota lain, seperti Yogyakarta dan Solo.

Baca Juga

Laba Bersih Indosat Melonjak Jadi Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026

Laba Bersih Indosat Melonjak Jadi Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026

Untuk meringankan beban masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul telah mendistribusikan bantuan air bersih ke Pedukuhan Kemesu. Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono, menyatakan bahwa penyaluran air telah dilakukan sebanyak dua kali. Pengiriman pertama dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni, dan dilanjutkan dengan penyaluran kedua pada Rabu, 1 Juli. Pada tahap penyaluran kedua tersebut, pihak BPBD mengirimkan air bersih sebanyak 40.000 liter bagi warga terdampak.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kekeringanGunungkidulKrisis Air BersihRongkopBPBD Gunungkidul

Berita Terbaru Lainnya

Purbaya Tegaskan Danantara Tidak Punya Hak Suara di KSSK, Perannya Sebatas Memberikan MasukanHarga Komoditas Kompak Melemah, Batu Bara Tertahan Risiko Gangguan Pasokan RILaba Bersih Indosat Melonjak Jadi Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026Kredit BCA Tembus Rp 1.036 Triliun pada Semester I 2026, Pertama Kali Lampaui Rp 1.000 TriliunKorban Luka Serangan Teror di Berlin Bertambah Jadi 31 Orang, Satu Meninggal DuniaPolda Metro Jaya Tangkap 8 Tersangka Sindikat Propaganda Digital dan HoaksStrategi Investasi DBS, Optimalkan Peluang Global di Tengah Siklus Belanja Modal BaruEkonom Apresiasi Langkah Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate di Level 5,75 Persen

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap