Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri mendesak pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara besar-besaran di berbagai daerah. Langkah strategis ini diinstruksikan langsung kepada Perum Bulog serta jajaran pemerintah daerah guna menekan laju inflasi pangan yang mulai membebani masyarakat. Upaya stabilisasi harga, khususnya untuk komoditas beras dan minyak goreng, dinilai sangat krusial mengingat Indonesia akan segera menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Intervensi pasar yang masif diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah momentum perayaan bersejarah tersebut.
Urgensi dari pelaksanaan program stabilisasi harga pangan ini didorong oleh temuan data inflasi terbaru pada pekan keempat bulan Juli 2026. Berdasarkan catatan kementerian, tekanan inflasi yang signifikan pada komoditas beras telah terdeteksi meluas di 152 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Pada periode waktu yang sama, lonjakan harga komoditas minyak goreng juga terpantau memberikan tekanan ekonomi di 109 daerah tingkat kabupaten maupun kota. Kondisi pergerakan harga kedua bahan pokok tersebut menuntut perhatian serius serta tindakan intervensi yang cepat dari para pemangku kepentingan agar beban pengeluaran rumah tangga tidak semakin membengkak.








