Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Ekonomi

Kenaikan Arus Peti Kemas Semester I 2026 Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 28 Jul 2026 - 06.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kenaikan Arus Peti Kemas Semester I 2026 Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Aktivitas perdagangan Indonesia menunjukkan tren pergerakan positif pada paruh pertama tahun 2026. PT Pelindo Terminal Petikemas mencatat pelayanan bongkar-muat peti kemas mencapai 6,63 juta TEUs sepanjang semester I 2026. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 5,51 persen jika dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun 2025.

Peningkatan volume bongkar-muat ini terjadi secara merata, baik pada sektor domestik maupun internasional. Berdasarkan data perusahaan, arus peti kemas dalam negeri menyumbang 4,36 juta TEUs atau naik 3,72 persen. Sementara itu, pergerakan peti kemas luar negeri tumbuh lebih pesat di angka 9,13 persen dengan total capaian 2,27 juta TEUs. Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, pada Senin (27/07) menjelaskan bahwa lonjakan ini dipicu oleh pembukaan layanan pelayaran baru, penambahan kunjungan kapal, serta rute langsung atau direct call internasional di kawasan Indonesia Timur. Kebutuhan

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
logistik
untuk menyokong berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) juga menjadi faktor pendorong utama.

Dari sisi perdagangan luar negeri, volume impor tercatat naik 11,67 persen menjadi 1,11 juta TEUs, sedangkan ekspor tumbuh 6,70 persen dengan total 1,13 juta TEUs. Wakil Ketua Umum Bidang Maritim dan Pelabuhan DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Harry Sutanto, menilai kondisi ini tetap berdampak positif bagi perekonomian. Saat dihubungi pada Kamis (23/7), Harry memaparkan bahwa sekitar 78 persen dari total impor tersebut merupakan mesin dan bahan baku yang sangat dibutuhkan oleh industri manufaktur nasional. Ia juga menyoroti pertumbuhan signifikan di sejumlah pelabuhan daerah, seperti Pelabuhan Panjang di Lampung yang mencatat kenaikan arus peti kemas hingga 17,4 persen.

Baca Juga

DBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan Energi

DBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan Energi

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners' Association (INSA), Carmelita Hartoto, turut memberikan pandangannya pada Kamis (23/7). Menurutnya, pertumbuhan arus barang di pelabuhan pada semester I 2026 merupakan sinyal positif bahwa ekonomi Indonesia tetap tangguh di tengah tekanan global. Ia berharap tren ini bisa dipertahankan dengan cara menjaga iklim usaha yang baik, meningkatkan konektivitas antardaerah, dan memastikan kelancaran operasional kapal.

Meski angka pergerakan barang menunjukkan tren naik, sektor pelayaran internasional masih dihantui oleh berbagai tekanan eksternal. Harry Sutanto mengingatkan bahwa konflik geopolitik telah memicu perubahan rute pelayaran dunia. Dampaknya, biaya angkutan laut atau tarif freight pada jalur Asia-Eropa melonjak tajam sekitar 30 hingga 70 persen. Situasi ini semakin berat dengan adanya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mendongkrak biaya operasional impor. Oleh karena itu, perusahaan pelayaran kini sangat berhati-hati dan selalu memastikan ketersediaan muatan sebelum memutuskan untuk membuka rute pelayanan baru.

Baca Juga

Bursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Bursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Pakar logistik maritim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Raja Oloan Saut Gurning, pada Rabu (22/7) menyebutkan bahwa industri maritim menganut prinsip ships follow the trade. Artinya, kapal dan aktivitas terminal peti kemas akan selalu bergerak mengikuti arah pertumbuhan perdagangan ekonomi. Namun, ia mengingatkan bahwa besaran efek ganda dari kenaikan throughput peti kemas ini sangat bergantung pada kualitas sistem logistik nasional. Kendala seperti keterbatasan infrastruktur, kemacetan distribusi, hingga proses kepabeanan dan karantina masih menjadi hambatan yang harus diselesaikan.

Tantangan infrastruktur ini juga ditegaskan oleh Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio, pada Rabu (22/7). Ia menyoroti masalah pendangkalan alur pelayaran yang memaksa kapal untuk mengurangi muatan demi keselamatan berlayar, sehingga kapasitas angkut menurun drastis dan distribusi menjadi tidak efisien. Agus mendorong pemerintah dan pemangku kepentingan untuk rutin melakukan pengerukan alur, memodernisasi fasilitas bongkar muat, serta mempercepat pembangunan pelabuhan transhipment internasional. Langkah strategis ini sangat diperlukan agar arus peti kemas internasional Indonesia tidak lagi bergantung pada pelabuhan di negara tetangga.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

logistikPelindoPeti KemasEkspor ImporPelabuhan

Berita Terbaru Lainnya

Al-Hilal Siapkan Rp1,4 Triliun untuk Luis D铆az, Bayern Muenchen Menolak KerasMahasiswa Fasilkom UI Kembangkan Tofly, Platform Persiapan TOEFL ITP Berbasis AIPhiladelphia 76ers Resmi Rekrut Kentavious Caldwell-Pope dengan Kontrak Satu MusimJadwal Samsat Keliling Jadetabek 29 Juli 2026 dan Info Pajak KendaraanJadwal Perempat Final VNL 2026 Putra 29 Juli, Slovenia vs Turki dan Jepang vs CinaJadwal MLS All Stars vs Liga MX All Stars 2026 dan Alasan Absennya Lionel MessiDBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan EnergiBursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap