Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi bermagnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 136 orang. Data terbaru tersebut dihimpun dari laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa total korban jiwa tersebut terdiri atas dampak langsung maupun tidak langsung. Tercatat sebanyak 48 orang meninggal dunia akibat dampak gempa langsung, sedangkan 88 orang lainnya tercatat sebagai korban meninggal tidak langsung.
Usai Kebakaran Hebat, Desa Adat Sade Memilih Bangkit

Selain korban jiwa, BNPB mencatat sebanyak 1.762 orang mengalami luka-luka. Guncangan gempa yang kuat juga memaksa sedikitnya 60.572 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Dampak kerusakan fisik dilaporkan sangat luas, dengan total 98.986 rumah warga terdampak. Berdasarkan tingkat kerusakannya, terdapat 26.089 rumah mengalami rusak berat, 22.505 unit rusak sedang, dan 50.392 unit rusak ringan.
Gempa Susulan di NTT Tembus 14.236 Kejadian Pascagempa M 7,7 Flores

Kerusakan juga menimpa berbagai sarana dan prasarana publik di wilayah NTT. Fasilitas umum yang terdampak meliputi 712 fasilitas pendidikan, 620 tempat ibadah, 157 fasilitas kesehatan, 663 unit kantor, 175 titik jalan, serta 47 fasilitas irigasi.






