Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan industri di Sumatra Utara setelah fasilitas pabrik milik PT Evyap di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, terbakar pada Kamis, 3 September 2026. Insiden yang berlangsung pada siang hari tersebut menimbulkan korban jiwa dari kalangan pekerja dan menyebabkan kerusakan fisik pada area bangunan pabrik.
Fasilitas produksi yang memproduksi sabun dan berbagai kebutuhan rumah tangga tersebut mengalami kerusakan pada sejumlah bagian bangunannya akibat kobaran api. Petugas penanggulangan bencana dan aparat kepolisian setempat langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan serta menghimpun laporan terkait dampak peristiwa kebakaran tersebut.
Peresmian dan Operasional Pabrik pada 2 Juli 2026
Fasilitas pabrik PT Evyap di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, tergolong sebagai unit operasional yang baru berdiri. Pabrik yang berfokus pada pembuatan sabun serta produk kebutuhan rumah tangga ini baru saja melaksanakan prosesi peresmian atau grand opening pada 2 Juli 2026.
Dengan peresmian yang berlangsung pada awal Juli 2026 tersebut, kegiatan operasional pabrik terhitung baru berjalan sekitar dua bulan sebelum musibah kebakaran terjadi pada awal September 2026.
Gempa NTT, 3.645 Warga Sikka Masih Mengungsi, Mayoritas di Palue

Kronologi Munculnya Api pada 3 September 2026 Pukul 11.00 WIB
Kebakaran hebat mulai melanda pabrik sabun PT Evyap pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Api dengan cepat membesar di area fasilitas produksi yang berlokasi di kawasan KEK Sei Mangkei tersebut.
Amukan si jago merah menyebar ke sejumlah area pabrik pembuatan sabun dan kebutuhan rumah tangga itu hingga merusak beberapa bagian konstruksi gedung pabrik. Kepulan asap dan api yang berkobar di dalam bangunan memaksa para pekerja di lokasi berusaha menyelamatkan diri dari kepungan api.
Dampak Korban Jiwa dan Laporan Korban Luka
Musibah kebakaran di pabrik PT Evyap ini menelan korban jiwa. Sebanyak tiga orang pekerja dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Ketiga korban diduga meninggal dunia setelah melompat dari struktur bangunan saat berusaha meloloskan dan menyelamatkan diri dari kobaran api yang membakar area gedung.
Selain tiga korban jiwa yang telah terkonfirmasi, laporan lain dari lapangan mencatat adanya 11 orang yang mengalami luka-luka akibat insiden kebakaran tersebut.
Tips Mencegah Kebakaran Saat Musim Kemarau dari Gulkarmat DKI Jakarta

Pengerahan Pemadam Kebakaran BPBD Simalungun dan Penanganan Polsek Bosar Maligas
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun merespons kejadian tersebut dengan mengerahkan armada pemadam kebakaran menuju lokasi pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei. Unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan langsung dari tiga pos berbeda, yaitu Pos Siantar, Pos Perdagangan, dan Pos Ujung Padang.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Simalungun, Jhon Vhento Purba, menyatakan bahwa pengerahan armada dari tiga pos pemadam tersebut ditujukan guna mempercepat proses penanganan serta pemadaman api yang masih membakar area pabrik.
Dari pihak kepolisian, Kapolsek Bosar Maligas Iptu Sonni Silalahi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi terkait insiden kebakaran yang menimpa pabrik PT Evyap di wilayah hukumnya tersebut.






