Pasar otomotif Indonesia menyaksikan langkah strategis baru dari Mazda pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Bagi agen pemegang mereknya di Indonesia, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), pameran otomotif tahunan ini bukan sekadar panggung pamer produk biasa. Momentum ini dipilih sebagai penanda dimulainya babak baru perjalanan jenama kelahiran Jepang tersebut di Tanah Air. Perusahaan kini mulai membangun fondasi yang lebih lengkap, yang mencakup kesiapan fasilitas perakitan lokal, penyegaran lini produk, hingga pengenalan teknologi elektrifikasi pertama kalinya untuk konsumen domestik. Rangkaian langkah ini menjadi penegasan bahwa investasi Mazda di Indonesia tidak hanya berhenti pada pembangunan pabrik semata.
Fondasi utama dari era baru ini ditandai dengan pengoperasian Mazda Indonesia Plant yang berlokasi di Citeureup, Bogor. Fasilitas manufaktur yang dikelola langsung oleh PT Eurokars Motor Indonesia ini berdiri di atas lahan yang luasnya mencapai lebih dari enam hektare. Sebagai tulang punggung operasional, pabrik ini memiliki kapasitas produksi yang terbilang signifikan, yakni mampu merakit kendaraan hingga 5.700 unit per tahun. Kehadiran infrastruktur pabrik ini memperkuat strategi jangka panjang Mazda di pasar domestik. Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia, Ricky Thio, pada ajang








