Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Ekonomi

Menakar Arah Rupiah di Tengah Teka-Teki Calon Gubernur Bank Indonesia Baru

Bambang HandayaniDiterbitkan 30 Jul 2026 - 07.11 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menakar Arah Rupiah di Tengah Teka-Teki Calon Gubernur Bank Indonesia Baru
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Nilai tukar rupiah masih terus mencari arah di tengah ketidakpastian transisi kepemimpinan Bank Indonesia. Hingga kini, Presiden Prabowo Subianto belum kunjung mengajukan nama calon gubernur Bank Indonesia yang baru setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri. Untuk sementara waktu, posisi kepemimpinan di bank sentral tersebut dijalankan oleh Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti bersama dengan seluruh jajaran Dewan Gubernur.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
Di tengah kekosongan nakhoda definitif ini, pergerakan rupiah terpantau relatif stabil. Pada perdagangan Rabu (29/7), mata uang Garuda ditutup menguat tipis 10 poin atau 0,06 persen ke posisi Rp18.073 per dolar AS. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal, menilai bahwa pergerakan rupiah tidak mengalami volatilitas yang besar setelah pengunduran diri Perry Warjiyo.

Meski demikian, tekanan terhadap mata uang nasional sepanjang tahun ini tetap tidak dapat diabaikan. Per 29 Juli 2026, rupiah tercatat telah melemah sekitar 7,6 persen sejak awal tahun. Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, menggambarkan kondisi rupiah saat ini berada dalam fase keseimbangan yang lemah. Selama masa awal pencarian sosok Gubernur Bank Indonesia yang baru, Josua memproyeksikan rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp17.900 hingga Rp18.250 per dolar AS.

Pasar kini tengah menanti keputusan resmi dari Presiden terkait figur yang akan diusulkan. Salah satu nama yang mulai dikaitkan dengan kursi Gubernur Bank Indonesia adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya sendiri menegaskan bahwa dirinya akan mengikuti keputusan yang diambil oleh Presiden Prabowo terkait pencalonan tersebut. Menurut estimasi Josua, proses pemulihan kepercayaan pasar secara penuh kemungkinan memerlukan waktu satu hingga tiga bulan, yang mencakup pengajuan calon oleh Presiden, persetujuan DPR, pengangkatan resmi, hingga komunikasi kebijakan pertama dari gubernur baru.

Baca Juga

Kapitalisasi Pasar Saham Korea Selatan Menyusut Rp18.076 Triliun Seiring Koreksi Sektor Teknologi

Kapitalisasi Pasar Saham Korea Selatan Menyusut Rp18.076 Triliun Seiring Koreksi Sektor Teknologi

Perkembangan proses politik ini dinilai akan sangat memengaruhi sentimen pasar ke depan. Apabila pemerintah segera mengumumkan calon gubernur Bank Indonesia yang berpengalaman, independen, dan diterima dengan baik oleh pasar, serta didukung kondisi bank sentral Amerika Serikat yang tidak menaikkan suku bunga, rupiah berpeluang menguat ke kisaran Rp17.700 hingga Rp17.850 per dolar AS.

Sebaliknya, rupiah berisiko bergerak ke atas level Rp18.300 per dolar AS apabila proses pemilihan ini berlangsung berlarut-larut, atau jika calon yang muncul memicu keraguan pasar terhadap independensi Bank Indonesia. Risiko pelemahan ini juga dapat diperparah oleh tekanan eksternal seperti potensi kenaikan suku bunga Amerika Serikat, kenaikan harga minyak global, konflik di Timur Tengah, serta ketidakpastian arus modal global.

Dalam jangka pendek, tingkat aman untuk rupiah berada pada rentang Rp17.800 hingga Rp18.250 per dolar AS. Namun, Josua mengingatkan bahwa perhatian perlu ditingkatkan apabila nilai tukar rupiah bertahan di atas Rp18.250 selama tiga hingga lima hari perdagangan berturut-turut yang disertai dengan meluasnya arus keluar modal asing. Kondisi pasar diperkirakan akan menjadi jauh lebih berat jika rupiah sampai menembus level Rp18.500 per dolar AS, terutama bila dibarengi dengan penurunan cadangan devisa dan kenaikan tajam imbal hasil SBN.

Baca Juga

Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kemhan Setelah 8 Tahun

Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kemhan Setelah 8 Tahun

Di sisi lain, fondasi ekonomi makro Indonesia saat ini dinilai masih memberikan bantalan yang cukup kuat. Inflasi inti domestik tetap terkendali pada level 2,76 persen, dengan cadangan devisa yang kuat sebesar US$145,6 miliar atau setara dengan 5,5 bulan impor.

Selain itu, investasi portofolio secara keseluruhan sepanjang tahun 2026 masih membukukan arus masuk bersih sebesar US$5,69 miliar. Walaupun investor asing mencatatkan arus keluar dari pasar saham sekitar US$4,66 miliar, aliran modal masuk masih mengalir ke pasar obligasi sebesar US$0,63 miliar dan instrumen SRBI sebesar US$9,72 miliar. Kepemilikan asing atas SBN juga mencatatkan kenaikan dari sekitar Rp879 triliun pada akhir tahun 2025 menjadi Rp891 triliun per 24 Juli 2026.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoBank Indonesiapasar keuanganrupiahekonomi nasionalGubernur BI

Berita Terbaru Lainnya

Kapitalisasi Pasar Saham Korea Selatan Menyusut Rp18.076 Triliun Seiring Koreksi Sektor TeknologiJadwal dan Lokasi Layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya di Jakarta Hari IniPutri Kusuma Wardani Pertahankan Peringkat Enam BWF, Gregoria Turun ke Posisi 100Kasus Bupati Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang yang Seharusnya Dikembalikan MenhutPrabowo Resmi Naikkan Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kemhan Setelah 8 TahunRibuan Ompreng Makan Bergizi Gratis di Ciputat Dicuri, Pelakunya Ternyata Satpam SPPGAl-Hilal Siapkan Rp1,4 Triliun untuk Luis D铆az, Bayern Muenchen Menolak KerasMahasiswa Fasilkom UI Kembangkan Tofly, Platform Persiapan TOEFL ITP Berbasis AI

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap