Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Misteri Mutilasi di Depok Terungkap, Pelaku Habisi Korban Setelah Kenalan di Media Sosial

Wahyu SuryaniDiterbitkan 6 Agu 2026 - 15.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Misteri Mutilasi di Depok Terungkap, Pelaku Habisi Korban Setelah Kenalan di Media Sosial
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Bagaimana sebuah perkenalan biasa di media sosial bisa berujung pada tragedi pembunuhan sadis dan mutilasi di Depok? Pertanyaan ini membayangi benak masyarakat setelah penemuan jasad tanpa kaki di kawasan Pancoran Mas, Depok, akhirnya terungkap. Misteri kematian tragis seorang pria berinisial K (51) kini mulai menemukan titik terang seiring dengan penangkapan pelaku oleh pihak kepolisian. Kasus ini menjadi peringatan keras mengenai bahaya nyata yang bisa mengintai dari balik interaksi dunia maya.

Penemuan jasad korban pertama kali bermula dari kecurigaan warga di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, pada Selasa sore, 4 Agustus 2026. Warga setempat awalnya melihat sebuah karung beras teronggok di sebidang tanah kosong sejak tanggal 24 Juli 2026. Karena mengira karung tersebut hanya berisi tumpukan sampah yang mengganggu lingkungan, warga berinisiatif untuk membakarnya. Namun, saat proses pembakaran hendak dilakukan, mereka justru menemukan jasad manusia yang terbungkus kantong plastik hitam di dalam karung tersebut. Jasad pria malang itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan tanpa kedua kaki.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Penyelidikan intensif yang dilakukan aparat kepolisian segera mengarah kepada seorang pemuda berusia 26 tahun bernama Saepul. Tidak butuh waktu lama bagi petugas untuk melacak keberadaan pelaku yang berusaha melarikan diri. Pada Rabu, 5 Agustus 2026, sekitar pukul 04.15 WIB, Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang dipimpin langsung oleh AKBP Resa Fiardi Marasabessy berhasil meringkus Saepul di wilayah Pandeglang, Banten.

Baca Juga

DPRD Kota Bandung Desak Pemkot Tempuh Jalur Pidana dan Perdata Terkait Penebangan 10 Pohon

DPRD Kota Bandung Desak Pemkot Tempuh Jalur Pidana dan Perdata Terkait Penebangan 10 Pohon

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dirilis kepolisian, Saepul dan korban yang diketahui bernama Kunaefi, warga Cipayung, Depok, awalnya saling mengenal melalui jejaring media sosial. Hubungan virtual tersebut kemudian berlanjut pada rencana pertemuan langsung. Keduanya sepakat untuk bertemu di sebuah rumah kontrakan yang terletak di wilayah Cipayung, Kota Depok, pada tanggal 23 Juli 2026. Sayangnya, pertemuan tatap muka pertama tersebut justru menjadi awal dari petaka berdarah.

Di dalam rumah kontrakan itu, terjadi perselisihan sengit antara Saepul dan Kunaefi. Menurut pengakuan tersangka kepada penyidik, pertengkaran tersebut memicu aksi kekerasan fisik. Saepul mengklaim bahwa korban sempat menampar dan mendorongnya hingga terjatuh dari tangga. Merasa terdesak dan tersulut emosi, Saepul kemudian mengambil sebilah pisau yang berada di dekatnya. Ia menusuk perut korban dan menggorok leher Kunaefi hingga korban mengembuskan napas terakhirnya.

Baca Juga

GMR Bangun Bandara Internasional di Vizag India, Jajaki Rute Penerbangan ke Indonesia

GMR Bangun Bandara Internasional di Vizag India, Jajaki Rute Penerbangan ke Indonesia

Setelah memastikan korban tewas, Saepul mengaku panik karena lokasi kontrakan berada di lingkungan perumahan yang padat penduduk. Kesulitan membawa jasad korban secara utuh tanpa memancing kecurigaan tetangga membuatnya mengambil keputusan keji untuk memutilasi tubuh Kunaefi. Pelaku memotong jasad korban pada bagian pangkal paha. Tubuh bagian atas korban kemudian dibungkus karung dan dibuang di lahan kosong kawasan Tanah Merah. Sementara itu, kedua potongan kaki korban dibuang secara terpisah ke aliran sungai di wilayah Pitara, Pancoran Mas. Usai membuang jasad korban, Saepul membawa kabur sepeda motor milik korban ke Panimbang, Pandeglang, untuk dijual demi mendanai pelariannya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna memastikan kebenaran dari seluruh keterangan pelaku, termasuk motif utama di balik perkelahian yang berujung mutilasi tersebut. Proses hukum terhadap Saepul kini tengah berjalan di Polda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatan sadisnya.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayakriminalDepokMutilasi

Berita Terbaru Lainnya

Rencana Kenaikan Obligasi Daerah Jakarta Menjadi Rp 5,2 Triliun untuk LRT dan Rumah SakitDPRD Kota Bandung Desak Pemkot Tempuh Jalur Pidana dan Perdata Terkait Penebangan 10 PohonKemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham Whoosh, Ditargetkan Rampung September 2026GMR Bangun Bandara Internasional di Vizag India, Jajaki Rute Penerbangan ke IndonesiaEkspor Mengalami Kontraksi, Ekonom Ingatkan Pemerintah Jaga Momentum Pertumbuhan EkonomiPemkot Tangsel Alokasikan Rp4 Miliar Perkuat Fasilitas PAUD demi Tingkatkan Partisipasi SekolahPramono Anung Rencanakan Obligasi Daerah Rp5,2 Triliun, DPRD DKI Minta Dampak Nyata bagi WargaSertifikat Pramuka Garuda Jadi Jalur Masuk TNI dan Polri Tanpa Tes

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap