Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Politik

Pramono Anung Rencanakan Obligasi Daerah Rp5,2 Triliun, DPRD DKI Minta Dampak Nyata bagi Warga

Marthen PalutunganDiterbitkan 6 Agu 2026 - 15.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pramono Anung Rencanakan Obligasi Daerah Rp5,2 Triliun, DPRD DKI Minta Dampak Nyata bagi Warga
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana untuk menerbitkan obligasi daerah dengan nilai mencapai Rp5,2 triliun. Rencana kebijakan ini dirancang sebagai salah satu langkah oleh pemerintah daerah dalam mengelola pembiayaan pembangunan di wilayah DKI Jakarta. Langkah penerbitan obligasi daerah tersebut mengemuka sebagai instrumen alternatif untuk mendanai berbagai program kerja pemerintah di tengah situasi keuangan daerah yang sedang membutuhkan penyesuaian anggaran.

Rencana penerbitan obligasi daerah sebesar Rp5,2 triliun ini bergulir di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami pengurangan anggaran yang cukup signifikan. DKI Jakarta saat ini menghadapi tantangan berupa berkurangnya Dana Bagi Hasil (DBH) serta Transfer ke Daerah (TKD) dengan jumlah penurunan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp15 triliun. Meskipun dihadapkan pada berkurangnya alokasi dana transfer tersebut, Gubernur Pramono Anung memilih untuk tidak membebankan pajak tambahan kepada masyarakat. Langkah ini ditunjukkan dengan keputusan untuk tidak menarik pajak tambahan seperti pungutan pada kendaraan listrik serta tidak menerapkan sistem jalan berbayar elektronik atau electronic road pricing (ERP).

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Menyikapi rencana penerbitan obligasi daerah tersebut, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, memberikan tanggapan serta catatan penting. Politikus dari PDI Perjuangan ini menyampaikan pernyataannya secara resmi pada hari Kamis, tanggal 6 Agustus 2026. Pria yang akrab dengan sapaan Bang Kent tersebut menegaskan bahwa rencana penerbitan obligasi daerah senilai Rp5,2 triliun ini harus memberikan dampak yang nyata dan dapat dirasakan langsung oleh seluruh warga Jakarta.

Baca Juga

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp4 Miliar Perkuat Fasilitas PAUD demi Tingkatkan Partisipasi Sekolah

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp4 Miliar Perkuat Fasilitas PAUD demi Tingkatkan Partisipasi Sekolah

Sebagai bagian dari Komisi C DPRD DKI Jakarta yang memiliki tanggung jawab membidangi keuangan daerah, Bang Kent memberikan perhatian serius pada rencana pembiayaan ini. Alumnus PPRA Lemhannas RI Angkatan LXII tersebut menilai bahwa pengawasan terhadap pengelolaan dana obligasi sangat diperlukan agar berjalan dengan baik. Menurutnya, pemanfaatan dana dari obligasi daerah ini harus dikelola secara tepat agar benar-benar dapat menunjang pembangunan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas tanpa menimbulkan masalah keuangan di masa yang akan datang.

Rencana kebijakan ini juga menarik perhatian dari pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansah. Trubus menyoroti pilihan kebijakan Gubernur Pramono Anung yang lebih memilih menerbitkan obligasi daerah sebesar Rp5,2 triliun ketimbang mengambil langkah penarikan pajak tambahan dari masyarakat. Menurutnya, keputusan untuk menghindari pengenaan pajak baru, seperti pungutan terhadap kendaraan listrik atau penerapan electronic road pricing (ERP), menjadi catatan penting dalam pengelolaan keuangan daerah di tengah berkurangnya DBH dan TKD yang mencapai Rp15 triliun tersebut.

Baca Juga

Misteri Mutilasi di Depok Terungkap, Pelaku Habisi Korban Setelah Kenalan di Media Sosial

Misteri Mutilasi di Depok Terungkap, Pelaku Habisi Korban Setelah Kenalan di Media Sosial

Melalui koordinasi yang erat antara pihak eksekutif dan legislatif, pengawasan terhadap rencana obligasi daerah ini diharapkan dapat berjalan dengan optimal. Dengan adanya masukan dari Hardiyanto Kenneth selaku anggota DPRD DKI Jakarta yang membidangi keuangan daerah, serta analisis dari pengamat kebijakan publik seperti Trubus Rahardiansah, diharapkan implementasi kebijakan ini berjalan transparan. Warga DKI Jakarta kini menantikan bagaimana realisasi dari rencana obligasi senilai Rp5,2 triliun ini agar benar-benar memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan kota dan kesejahteraan mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pramono AnungDKI JakartaObligasi DaerahDPRD DKI

Berita Terbaru Lainnya

DPRD Kota Bandung Desak Pemkot Tempuh Jalur Pidana dan Perdata Terkait Penebangan 10 PohonKemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham Whoosh, Ditargetkan Rampung September 2026GMR Bangun Bandara Internasional di Vizag India, Jajaki Rute Penerbangan ke IndonesiaEkspor Mengalami Kontraksi, Ekonom Ingatkan Pemerintah Jaga Momentum Pertumbuhan EkonomiPemkot Tangsel Alokasikan Rp4 Miliar Perkuat Fasilitas PAUD demi Tingkatkan Partisipasi SekolahMisteri Mutilasi di Depok Terungkap, Pelaku Habisi Korban Setelah Kenalan di Media SosialSertifikat Pramuka Garuda Jadi Jalur Masuk TNI dan Polri Tanpa TesProgres Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuantan Singingi, Polewali Mandar, dan Probolinggo

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap