Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Teknologi

NASA Uji Coba Metode Kinetic Impactor untuk Mengubah Lintasan Asteroid

Bambang HandayaniDiterbitkan 10 Agu 2026 - 03.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
NASA Uji Coba Metode Kinetic Impactor untuk Mengubah Lintasan Asteroid
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Ancaman tabrakan asteroid terhadap Bumi bukan lagi sekadar skenario fiksi ilmiah, melainkan sebuah risiko nyata yang terus diantisipasi oleh para ilmuwan. Sebagai langkah konkret untuk melindungi planet ini, badan antariksa Amerika Serikat (NASA) telah berhasil menguji coba metode pertahanan planet yang dirancang untuk membelokkan arah batu ruang angkasa yang berpotensi berbahaya. Teknik yang dikenal sebagai kinetic impactor ini menjadi andalan baru dalam upaya menjaga keselamatan Bumi dari potensi ancaman eksternal di masa depan.

Mekanisme kerja kinetic impactor tergolong sederhana namun membutuhkan presisi yang sangat tinggi. Teknik ini dilakukan dengan cara menabrakkan sebuah pesawat luar angkasa ke arah asteroid target dengan kecepatan tinggi untuk memberikan dorongan kecil pada pergerakannya. Guna menguji efektivitas konsep tersebut, NASA meluncurkan misi Double Asteroid Redirection Test (DART). Misi pembuktian ini mencapai puncaknya pada September 2022, ketika pesawat luar angkasa DART sengaja ditabrakkan ke Dimorphos, sebuah asteroid kecil yang mengorbit asteroid induk bernama Didymos.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Baca Juga

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Berdampak pada Pusat Kendali Lalu Lintas

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Berdampak pada Pusat Kendali Lalu Lintas

Tabrakan yang direncanakan tersebut membuahkan hasil yang melampaui perkiraan awal para ilmuwan. Data pascatabrakan menunjukkan bahwa benturan keras dari pesawat DART berhasil memperpendek waktu yang dibutuhkan Dimorphos untuk mengorbit Didymos sekitar 33 menit. Perubahan waktu orbit ini membuktikan bahwa energi kinetik dari tabrakan buatan manusia mampu memodifikasi lintasan benda langit secara terukur. Keberhasilan ini memberikan keyakinan baru bahwa teknologi serupa dapat diandalkan apabila di masa depan terdeteksi adanya asteroid besar yang mengarah langsung ke Bumi.

Meskipun misi DART dinilai sukses besar, para ilmuwan masih menghadapi keterbatasan informasi mengenai dampak jangka panjang dari tabrakan tersebut pada struktur internal asteroid. Untuk menjawab ketidakpastian ini, Badan Antariksa Eropa (ESA) mengembangkan misi Hera. Pesawat luar angkasa tersebut ditujukan untuk melakukan survei mendetail terhadap sistem Didymos dan Dimorphos serta mempelajari dampak nyata yang ditimbulkan oleh tumbukan DART. Selain itu, mendeteksi asteroid berbahaya sejak dini juga masih menjadi tantangan besar. Oleh karena itu, NASA kini tengah mengembangkan NEO Surveyor, sebuah teleskop antariksa yang dirancang khusus untuk membantu menemukan dan mengkarakterisasi objek dekat Bumi yang berpotensi berbahaya namun belum teridentifikasi.

Baca Juga

Walhi, 70 Persen Titik Api Karhutla Berada di Konsesi Perusahaan

Walhi, 70 Persen Titik Api Karhutla Berada di Konsesi Perusahaan

Di luar upaya pertahanan planet ini, pemahaman manusia terhadap alam semesta dan Bumi sendiri terus berkembang melalui berbagai penemuan ilmiah lainnya. Di bumi, para peneliti terus mempelajari inti dalam Bumi yang merupakan lapisan padat dari besi dan nikel di kedalaman lebih dari 5.000 kilometer di bawah permukaan. Sementara itu di luar angkasa, pergerakan alami terus terjadi, seperti Bulan yang bergerak menjauh dari Bumi sekitar 3,8 sentimeter per tahun akibat gaya pasang surut. Penemuan eksoplanet juga mencatat sejarah baru ketika para astronom berhasil menemukan Beta Pictoris d, eksoplanet paling redup yang pernah dicitrakan langsung dari Bumi menggunakan Teleskop James Webb dan VLT. Selain itu, penelitian terbaru menunjukkan bahwa Outer Arm dan Outer Scutum-Centaurus Arm di Bima Sakti berada 10 persen lebih jauh dari perkiraan sebelumnya. Dinamika kosmis ini juga akan menyajikan fenomena langka berupa Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2027, yang diprediksi menjadi gerhana terlama di abad ke-21 dengan durasi 6 menit 23 detik.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

NASA

Berita Terbaru Lainnya

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El NinoBP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program StreamliningKebakaran Hanguskan 96 Kios di Pasar Jagong Jeget Aceh TengahProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanKebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Publik Diminta Tunggu Hasil Investigasi Resmi KNKTBrimob Polda Metro Jaya Bantu Tangani Kebakaran Gudang di Kosambi TangerangPenemuan Kuburan Bayi Laki-laki di Pekarangan Rumah Warga MojokertoSengketa Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan, Dugaan Utang Bank untuk Lapangan Padel hingga Temuan Ratusan Senjata

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

Nasional

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026