Pembangunan National Training Center atau pusat pelatihan nasional PSSI di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan perkembangan nyata sejak pertama kali dimulai pada tahun 2024. Pusat pelatihan ini dirancang secara khusus untuk menghadirkan fasilitas olahraga modern berstandar internasional bagi Timnas Indonesia. Proyek strategis ini terealisasi berkat dukungan pendanaan terpadu yang bersumber dari hibah program FIFA Forward sebesar USD 1,25 juta atau setara dengan sekitar Rp 20,3 miliar. Di samping kucuran dana hibah dari federasi sepak bola dunia tersebut, pemerintah Indonesia turut memberikan komitmen nyata melalui alokasi anggaran sebesar Rp 95 miliar guna menuntaskan pembangunan sarana olahraga tersebut.
Komitmen pembangunan sarana olahraga ini juga mendapatkan pengakuan tinggi di kancah internasional melalui ajang bergengsi sepak bola dunia. PSSI secara resmi meraih penghargaan kategori Gold dalam ajang FIFA Forward Awards for Asian Member Associations berkat proyek pembangunan pusat pelatihan nasional di IKN. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam rangkaian acara FIFA Executive Football Summit di Miami, Amerika Serikat. Capaian prestisius ini mencatatkan Erick Thohir sebagai penerima penghargaan FIFA Forward Gold Award pertama di kawasan Asia.
Dari sisi rancangan teknis fasilitas olahraga, kompleks pusat pelatihan PSSI di IKN direncanakan mencakup sebanyak delapan lapangan untuk berbagai kebutuhan latihan Timnas Indonesia. Rincian fasilitas lapangan tersebut terdiri dari lima lapangan sepak bola standar dengan spesifikasi rumput alami (natural) serta rumput hybrid, satu lapangan futsal, satu lapangan indoor, dan satu lapangan sepak bola pantai. Selain lapangan latihan, kompleks olahraga ini juga dilengkapi dengan keberadaan sebuah stadion mini yang difungsikan untuk mengakomodasi pertandingan uji coba maupun agenda latihan resmi skuad nasional secara optimal.
bank bjb Buka Early Access Jersey Baru Persib, Eksklusif bagi Nasabah

Untuk menunjang pembinaan dan performa fisik para pemain, kawasan National Training Center PSSI ini turut mengintegrasikan pusat sports science modern. Fasilitas penunjang performa atlet tersebut mencakup laboratorium performa atlet khusus, ruang kebugaran atau gym dengan standar performa tinggi (high performance), serta sentra rehabilitasi untuk penanganan cedera. Kehadiran seluruh sarana terpadu ini dirancang untuk memberikan dukungan pemulihan dan peningkatan kualitas atlet secara menyeluruh di bawah naungan PSSI.
Secara tata ruang wilayah, pusat pelatihan nasional PSSI berlokasi di Sub Wilayah Pengembangan (SubWP) 1B Persil 1 MS.104.06. Tepat berdekatan dengan kawasan pusat pelatihan ini, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai melaksanakan proyek pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (rusun MBR) di IKN. Pengerjaan proyek hunian tersebut dilaksanakan oleh Kementerian PKP melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Kalimantan II bersama Satuan Kerja PKP Kalimantan Timur yang bekerja sama secara erat dengan Otorita IKN.
Hasil 8 Besar BWF World Championship 2026 Siapa Lolos Semifinal?

Pembangunan tahap pertama rusun MBR di samping pusat pelatihan PSSI ini mencakup satu tower dengan total 65 unit hunian yang ditargetkan selesai pada bulan Agustus 2026. Setiap unit hunian di dalam rusun tersebut dibangun dengan luas 36 meter persegi serta telah dilengkapi dengan furnitur modular multifungsi. Kawasan hunian dan pusat pelatihan ini juga terhubung dengan fasilitas publik terdekat, seperti fasilitas kesehatan RS Abdi Waluyo dan RS Mayapada, serta fasilitas institusi pendidikan yang mencakup Sekolah Taruna Nusantara dan Universitas Gunadarma.






