Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 2.597 laporan polisi terkait tindak pidana siber sepanjang periode Januari hingga Agustus 2025. Dari ribuan laporan tersebut, total kerugian yang dialami masyarakat mencapai Rp 24,3 miliar. Tingginya angka kerugian ini mendorong peningkatan koordinasi antarlembaga guna mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan digital di Tanah Air.
Apa saja jenis penipuan daring yang paling dominan dilaporkan masyarakat?
Berdasarkan laporan kepolisian, bentuk penipuan daring yang paling mendominasi adalah online scam, phishing, dan pinjaman online (pinjol) ilegal. Modus operandi yang digunakan pelaku juga semakin canggih dan bervariasi. Beberapa di antaranya meliputi penipuan kerja paruh waktu, investasi kripto fiktif (pig butchering scam), hingga pemerasan seksual atau sextortion. Tren kejahatan ini sempat mengalami lonjakan signifikan pada periode Mei hingga Juli 2025 dengan adanya lebih dari 800 laporan hanya dalam kurun waktu dua bulan tersebut.
Bagaimana hasil nyata pemblokiran yang dilakukan oleh Satgas PASTI?
Sejak awal tahun 2024 hingga Oktober 2025, Satgas PASTI telah memblokir sebanyak 4.053 aplikasi, situs web, atau konten ilegal di internet. Selain itu, satgas juga menutup 117 rekening bank yang digunakan untuk transaksi penipuan serta menonaktifkan 2.422 nomor telepon dan akun WhatsApp yang terindikasi digunakan oleh pelaku kejahatan. Jika dihitung sejak tahun 2017, Satgas PASTI secara akumulatif telah menghentikan 13.230 entitas keuangan ilegal. Angka tersebut terdiri dari 1.813 entitas investasi ilegal, 11.166 pinjol ilegal, dan 251 gadai ilegal. Adapun total kerugian masyarakat akibat investasi ilegal hingga triwulan pertama tahun 2025 dilaporkan menembus Rp 142,131 triliun.
AHY Janji Pulihkan Infrastruktur Dasar NTT Pascagempa

Platform apa saja yang paling sering disalahgunakan oleh para pelaku?
Aplikasi pesan instan WhatsApp menjadi platform utama yang paling banyak dimanfaatkan oleh pelaku penipuan dengan catatan 486 kasus. Di posisi berikutnya, media sosial Instagram mencatat 98 kasus, disusul oleh Facebook dengan 66 kasus, dan platform e-commerce sebanyak 30 kasus.
Bagaimana sindikat internasional mengoperasikan jaringan penipuan daring ini?
Penyelidikan Polda Metro Jaya mengungkap adanya jaringan internasional yang melibatkan pelaku dari tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Kamboja. Di Indonesia, sindikat ini bertugas mencari nominee atau orang yang bersedia membuka rekening bank serta dompet kripto atas nama pribadi. Setelah rekening dan dompet digital tersebut aktif, data dan aksesnya dikirim ke Malaysia untuk dikumpulkan. Rekening-rekening inilah yang kemudian dijual kepada jaringan penipuan online yang beroperasi di Kamboja.
Arab Saudi Blokir Uang Muka Haji Indonesia Sebesar Rp66,6 Miliar

Berapa banyak aduan terkait entitas keuangan ilegal yang masuk ke OJK pada awal tahun 2026?
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerima sebanyak 10.516 pengaduan terkait entitas jasa keuangan ilegal sepanjang triwulan pertama atau Januari hingga Maret tahun 2026. Laporan ini didominasi oleh aduan terkait pinjol ilegal sebanyak 8.515 laporan. Selain itu, terdapat 1.933 aduan mengenai entitas investasi ilegal serta 68 pengaduan yang menyasar usaha pergadaian ilegal.
Bagaimana cara melaporkan dan memblokir rekening penipu dengan cepat?
Guna mempercepat penanganan kasus penipuan, Polda Metro Jaya meluncurkan aplikasi SIBER UNGKAP (SIKAP) - Anti Scam Center yang dapat diakses melalui domain resmi metrojaya.id. Kehadiran aplikasi SIKAP ini memangkas waktu pemblokiran rekening bank milik pelaku secara signifikan. Jika sebelumnya proses pemblokiran membutuhkan waktu rata-rata hingga 12 hari kerja, kini sistem aplikasi tersebut mampu memproses pemblokiran hanya dalam waktu sekitar 15 menit setelah laporan korban dinyatakan valid.






