Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBusinessPopuler
Beranda/Bisnis

Pemerintah Siapkan Insentif Pajak untuk Percepat Pengembangan Geotermal

Bambang HandayaniDiterbitkan 20 Agu 2026 - 02.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Siapkan Insentif Pajak untuk Percepat Pengembangan Geotermal
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat pengembangan energi panas bumi atau geotermal di tanah air. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pihaknya sedang menyiapkan insentif pajak guna mendorong gairah investasi di sektor energi terbarukan ini. Selain pemberian insentif fiskal tersebut, pemerintah juga berkomitmen untuk melakukan perubahan pada sejumlah regulasi yang ada demi memberikan kemudahan operasional bagi para pelaku usaha di sektor panas bumi.

Rencana dan komitmen ini disampaikan secara langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat membuka acara The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Rabu (19/8/2026). Dalam forum internasional tersebut, Bahlil menyoroti posisi Indonesia dalam kancah geotermal global. Bahlil mengungkapkan bahwa meskipun Indonesia menempati urutan pertama dalam hal potensi, namun dalam hal implementasi pemanfaatannya, Indonesia masih berada di peringkat kedua di bawah Amerika yang menempati posisi nomor satu.

Salah satu tantangan nyata yang dihadapi dalam pengembangan energi panas bumi di Indonesia adalah masalah keekonomian proyek. Saat ini, harga listrik panas bumi yang telah mencapai kisaran 9,5 sen dolar AS per kWh dinilai masih belum cukup menarik bagi para pelaku usaha untuk mendorong pengembangan proyek secara lebih luas dan masif. Oleh karena itu, guna mengatasi kendala keekonomian tersebut, pemerintah berencana untuk melakukan amendemen atau perubahan terhadap Peraturan Pemerintah (PP) serta Peraturan Presiden (Perpres) yang berkaitan dengan sektor ini guna memberikan insentif tambahan dan kemudahan bisnis.

Baca Juga

Prospek Ekonomi Global 2026 Melemah, Bank Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan Domestik Tetap Kuat

Prospek Ekonomi Global 2026 Melemah, Bank Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan Domestik Tetap Kuat

Langkah konkret lain yang akan diambil oleh Menteri ESDM adalah memotong birokrasi yang dinilai menghambat. Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa dirinya telah memangkas tahapan peraturan yang panjang lebar agar proses perizinan dan administrasi bagi para pengembang geotermal dapat berjalan dengan lebih cepat. Bahlil juga menekankan pentingnya sinergi dalam industri ini. Menurutnya, percepatan implementasi proyek-proyek panas bumi tidak akan terwujud tanpa adanya kolaborasi yang erat antara regulator di pemerintahan dan para pelaku usaha atau pengusaha di lapangan, sehingga semua pihak tidak boleh berjalan sendiri-sendiri.

Di samping memberikan kemudahan, pemerintah juga menuntut komitmen yang kuat dari para pemegang konsesi wilayah kerja panas bumi. Bahlil mengimbau dan mendesak para pengusaha yang telah mendapatkan izin konsesi untuk segera merealisasikan proyek mereka dan tidak menahan-nahan wilayah kerja yang telah dialokasikan. Untuk memastikan hal ini berjalan dengan baik, Bahlil meminta Dewan Energi Nasional (DEN) untuk ikut mengawasi proses perpanjangan izin secara ketat. Pengawasan dari DEN ini bertujuan agar proses perizinan tersebut tidak disalahgunakan atau dijadikan alasan oleh pengusaha untuk menunda-nunda pengembangan proyek di lapangan.

Baca Juga

PINTU Luncurkan Pintu Futures Lite untuk Trading Derivatif Crypto

PINTU Luncurkan Pintu Futures Lite untuk Trading Derivatif Crypto

Lebih jauh lagi, pemanfaatan energi panas bumi ke depan diharapkan tidak hanya terbatas pada pembangkitan listrik semata, melainkan juga dikonversi untuk mendukung berbagai aktivitas ekonomi kemasyarakatan lainnya guna menciptakan lapangan pekerjaan baru. Konversi energi geotermal untuk kegiatan ekonomi ini sebenarnya sudah mulai diterapkan di beberapa tempat, seperti salah satunya digunakan untuk proses pengeringan kopi. Dengan berbagai bauran kebijakan dan pembenahan regulasi ini, Bahlil menargetkan kontribusi energi panas bumi dapat menyumbang minimal 15 persen dari total bauran energi nasional pada tahun 2050 mendatang.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

insentif pajakkementerian esdmBahlil Lahadalia

Berita Terbaru Lainnya

Dampak Gempa NTT, Korban Meninggal Bertambah Menjadi 71 OrangPemerintah dan Aparat Keamanan Kedepankan Pendekatan Persuasif untuk Jaga Kedamaian di AcehMabes Polri Tegaskan Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Penuhi Syarat Alat BuktiProspek Ekonomi Global 2026 Melemah, Bank Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan Domestik Tetap KuatPINTU Luncurkan Pintu Futures Lite untuk Trading Derivatif CryptoPameran IBTE 2026 Hadirkan Ribuan Booth Produk Bayi dan Mainan di JIExpo JakartaPotensi Geothermal Indonesia Terbesar di Dunia Namun Implementasi Masih di Bawah Amerika SerikatAturan Baru Ekspor Beras dan Ketentuan Pengiriman Pisang serta Nanas ke Jepang

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBusiness

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap