PT Pintu Kemana Saja (PINTU), perusahaan penyedia platform investasi aset crypto yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), secara resmi meluncurkan Pintu Futures Lite. Fitur ini merupakan inovasi trading derivatif crypto terbaru yang dirancang khusus dengan tampilan sederhana serta alur transaksi minimalis langsung di dalam aplikasi PINTU. Kehadiran fitur ini diharapkan dapat mempermudah akses bagi para pengguna yang ingin mencoba instrumen perdagangan derivatif dengan cara yang lebih praktis dan efisien.
Pintu Futures Lite dihadirkan sebagai pintu masuk bagi para trader, baik di tingkat pemula maupun tingkat menengah, yang ingin mulai mencoba trading derivatif crypto dengan memanfaatkan leverage. Presiden Direktur PINTU, Andy Putra, menyatakan bahwa kehadiran Pintu Futures Lite dimaksudkan untuk menjadi sebuah jembatan inklusi bagi masyarakat. Selain itu, fitur ini juga dirancang untuk memberikan pengalaman awal yang aman bagi para trader baru yang ingin memasuki dunia perdagangan derivatif crypto. Di samping itu, bagi pengguna yang membutuhkan pengalaman trading yang lebih mendalam, PINTU juga menawarkan fitur lain bernama Pintu Futures Pro yang menyajikan pengalaman trading lebih advanced.
Pemerintah Siapkan Insentif Pajak untuk Percepat Pengembangan Geotermal

Meskipun dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi pemula, platform ini tetap mengedepankan aspek keamanan dan pengelolaan risiko bagi para penggunanya. Pintu Futures Lite mengintegrasikan berbagai alat manajemen risiko yang sangat penting untuk melindungi dana trader. Di dalam fitur ini, para trader dapat memanfaatkan sistem pengelolaan risiko yang telah disediakan, termasuk di antaranya adalah fitur Isolated Margin, Take Profit, dan juga Stop Loss. Keberadaan fitur-fitur manajemen risiko ini diharapkan dapat membantu trader dalam mengontrol dan meminimalkan potensi kerugian secara lebih terukur saat melakukan transaksi.
Untuk mulai melakukan transaksi perdagangan menggunakan Pintu Futures Lite, para trader dapat membuka posisi Long atau Short hanya dengan melalui tiga langkah mudah di aplikasi PINTU. Pada langkah pertama, pengguna cukup memilih arah posisi yang diinginkan. Pengguna dapat memilih posisi Long apabila mereka memperkirakan bahwa harga aset crypto akan mengalami kenaikan. Sebaliknya, pengguna dapat memilih posisi Short jika mereka memperkirakan bahwa harga aset crypto tersebut akan mengalami penurunan.
Prospek Ekonomi Global 2026 Melemah, Bank Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan Domestik Tetap Kuat

Setelah menentukan arah posisi pada langkah pertama, langkah kedua yang perlu dilakukan oleh pengguna adalah memasukkan jumlah margin yang ingin digunakan. Pada tahap ini, pengguna juga dapat menentukan besaran leverage yang diinginkan secara mudah melalui fitur slider yang telah disediakan di dalam aplikasi. Pintu Futures Lite mendukung tingkat leverage hingga batas maksimal mencapai 25 kali lipat dari modal awal yang digunakan oleh trader. Melalui mekanisme tiga langkah yang sederhana ini, proses perdagangan derivatif dapat dijalankan dengan mudah dan terkontrol.






