Penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima dukungan tambahan untuk mempercepat pemulihan pascabencana melalui penyaluran infak kemanusiaan senilai Rp75 juta. Dana bantuan tersebut diserahkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di Kantor Baznas RI, Jakarta, guna menopang operasional kebutuhan logistik dan layanan darurat di wilayah terdampak.
Bantuan tunai ini bersumber dari tiga entitas yang tergabung dalam Akulaku Group, yakni PT Akulaku Finance Indonesia, PT Akulaku Silvrr Indonesia, dan PT Bank Neo Commerce Tbk, di mana masing-masing perusahaan berkontribusi sebesar Rp25 juta. Kerja sama antara kelompok usaha ini dan Baznas RI dalam aksi sosial kemanusiaan tercatat telah terjalin sejak 2023.
Direktur Teknologi Informasi PT Akulaku Finance Indonesia, Edy Salim, menyampaikan bahwa bantuan ini dialokasikan untuk meringankan dampak gempa di NTT. Sementara itu, Pimpinan Baznas RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Rizaludin Kurniawan serta Direktur Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya Baznas RI Fitriansyah Agus Setiawan menyatakan apresiasi atas dukungan tersebut untuk mempercepat penanganan warga di lokasi bencana.
Komisi V DPR Desak Langkah Darurat untuk Tekan Angka Kecelakaan Kapal Penumpang

Berdasarkan data penanganan Baznas per 7 September 2026, sebanyak 79.450 porsi makanan telah disalurkan melalui 14 titik dapur umum, termasuk target distribusi 2.100 porsi dari dapur umum di Reo dan Pota. Baznas juga mengoperasikan dapur air di delapan titik serta menyediakan pelayanan kesehatan kepada 619 pasien di sembilan wilayah.
Distribusi bantuan mencakup 550 paket selimut dan alas tidur untuk pengungsi di Nagekeo, Ende, dan Manggarai, 1.083 paket logistik keluarga, 553 paket kebersihan (hygiene kit), 51 lembar terpal, pendampingan psikososial bagi 135 jiwa, hingga penyediaan satu unit fasilitas internet dan pengisian daya gawai darurat. Untuk fasilitas fisik, empat masjid darurat, satu sekolah darurat, lima unit hunian sementara, dan satu jembatan darurat telah selesai dibangun.
Skandal Seks dan Penggelapan Rp49 Miliar, Biksu Senior Tailan Ditangkap

Selain operasi di NTT, personel Baznas Tanggap Bencana (BTB) terus melakukan pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang dilaporkan hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.






