Kawasan Bundaran HI di Jakarta Pusat terus dikembangkan untuk menunjang mobilitas masyarakat yang semakin dinamis. Sebagai salah satu titik transit di ibu kota, stasiun bawah tanah di area ini tengah bersiap menghadapi peningkatan jumlah pengguna. Langkah nyata dilakukan oleh PT MRT Jakarta (Perseroda) melalui anak usahanya, PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ), yang kini sedang memperluas area layanan penumpang di stasiun tersebut dengan membangun extended concourse. Proyek ini diharapkan dapat mendukung mobilitas dan kegiatan pengguna transportasi umum hingga pejalan kaki.
Pembangunan ini sejalan dengan rencana perpanjangan rute MRT Jakarta dari Bundaran HI yang akan diteruskan menuju Stasiun Monas dan dipersiapkan hingga Stasiun Jakarta Kota Tua. Untuk menyambut penambahan rute tersebut, ruang baru berupa extended concourse seluas 4.439 meter persegi tengah dipersiapkan. Area baru ini mengambil posisi strategis, tepat berada di bawah Halte Transjakarta Bundaran HI dan di atas jalur rel kereta MRT Jakarta. Ruang ini dirancang untuk berfungsi sebagai area multifungsi serta ritel guna menopang pergerakan masyarakat.
Polri dan FBI Bongkar Sindikat Penipuan Email Bisnis dengan Kerugian Rp6,3 Miliar

Proyek ini diproyeksikan oleh PT ITJ sebagai pusat penghubung (center hub) baru yang akan membantu masyarakat melintasi sisi barat dan timur Bundaran HI. Fasilitas extended concourse ini juga disiapkan untuk menyambungkan akses ke gedung-gedung utama di kawasan tersebut. Pengguna nantinya dapat memiliki akses yang terhubung dengan mal Plaza Indonesia, hotel Grand Hyatt dan Pullman, sampai gedung Wisma Nusantara.
Kehadiran fasilitas baru ini ditargetkan memberikan dampak terhadap volume pengguna transportasi publik. Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta, Ferdiansyah Roestam, memproyeksikan bahwa setelah proyek ini rampung, akan ada penambahan 6.000 penumpang per hari di Stasiun Bundaran HI. Dari sisi komersial, Department Head Commercial PT MRT Jakarta, Ricky Agung Kresna Putra, menjelaskan bahwa ekosistem komersial di area ini akan mencakup berbagai penyewa (tenant), seperti gerai makanan dan minuman (F&B), gaya hidup (lifestyle), busana (fashion), dan layanan lain bagi pengguna.
Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah Terhadap Kejaksaan Agung Terkait Kasus Pencucian Uang

Saat ini, pekerjaan fisik di lapangan terus berjalan selama 24 jam setiap harinya yang dibagi ke dalam tiga giliran kerja (shift). Progres konstruksi pada bulan Juli lalu telah mencapai 21,46 persen, dan ditargetkan menyentuh angka 24 persen pada Agustus 2026. Guna mengelola tingkat kebisingan di lingkungan sekitar, beberapa pekerjaan konstruksi berat dijadwalkan pada siang hari, sementara pekerjaan yang memungkinkan untuk digeser dioptimalkan pada tengah malam. Fokus pengerjaan saat ini meliputi pemasangan dan penebalan tembok, pekerjaan kekedapan air (waterproofing), serta Mechanical, Electrical, & Plumbing (MEP). Secara paralel, proses perkerasan dan pemasangan sheet pile dilakukan di dua titik berbeda di timur dan barat untuk menopang tekanan tanah. Proyek extended concourse Bundaran HI ini ditargetkan selesai pada Mei 2027 dan diresmikan saat Jakarta menginjak usia 5 abad pada Juni 2027.






