Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Ekonomi

Pertamina Raih Penghargaan Outstanding SDG Innovator 2026 Lewat Inovasi Bioenergy Lestari

Uria KilaDiterbitkan 31 Jul 2026 - 02.37 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pertamina Raih Penghargaan Outstanding SDG Innovator 2026 Lewat Inovasi Bioenergy Lestari
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

PT Pertamina (Persero) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi Outstanding SDG Innovator 2026. Penghargaan internasional tersebut berhasil didapatkan perusahaan dalam ajang SDG Innovation Accelerator for Young Professionals 2026 yang secara resmi diselenggarakan oleh United Nations Global Compact (UNGC) di Jakarta. Keberhasilan ini menjadi penanda penting bagi langkah nyata perusahaan energi nasional tersebut dalam menciptakan ekosistem bisnis ramah lingkungan yang sepenuhnya sejalan dengan pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat global.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
Penghargaan berskala internasional itu diraih berkat terobosan inovasi perusahaan yang diberi nama
Bioenergy Lestari
: Unlocking The Integrated Sustainable Energy Solution. Konsep ini membawa pendekatan baru dalam pengelolaan kawasan perhutanan sosial yang tidak sekadar berfokus pada aspek pemberdayaan masyarakat sekitar. Lebih jauh lagi, inovasi ini dirancang secara khusus untuk mengembangkan kawasan hutan menjadi sebuah ekosistem produktif yang mampu menghasilkan pasokan
energi terbarukan
. Langkah tersebut dinilai dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membuka berbagai peluang bisnis baru yang berkelanjutan. Program yang didorong oleh inisiatif global UNGC ini berupaya memadukan teknologi, keberlanjutan, komunikasi, dan pemberdayaan masyarakat menjadi satu solusi terintegrasi.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi yang terus dikembangkan oleh Pertamina mampu memadukan aspek keberlanjutan lingkungan dengan penciptaan nilai bisnis perusahaan. Dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (30/7/2026), ia menegaskan bahwa pencapaian Outstanding SDG Innovator 2026 menunjukkan inovasi perusahaan tidak hanya memberikan dampak positif pada ranah sosial dan lingkungan, melainkan turut membuka peluang bisnis baru demi memperkokoh ketahanan energi. Ia juga meyakini bahwa inovasi adalah salah satu penggerak utama dalam transformasi perusahaan menuju model bisnis yang jauh lebih berkelanjutan di masa depan.

Baca Juga

Pertumbuhan Rekening Dolar AS Melonjak 185,5 Persen, Total Tabungan Valas Capai Rp1.741 Triliun

Pertumbuhan Rekening Dolar AS Melonjak 185,5 Persen, Total Tabungan Valas Capai Rp1.741 Triliun

Melalui inisiatif Bioenergy Lestari tersebut, perusahaan secara aktif mengembangkan ekosistem bioenergi yang berbasis pada perhutanan sosial. Pendekatan strategis ini mengintegrasikan upaya konservasi hutan, pemberdayaan masyarakat lokal, serta pengembangan rantai nilai energi terbarukan tanpa harus membuka lahan baru yang berpotensi merusak alam atau mengganggu ketahanan pangan nasional. Sebagai salah satu langkah riset dan pengembangan yang krusial, komoditas sweet sorghum atau sorgum manis dikaji secara mendalam oleh perusahaan untuk dijadikan sebagai alternatif utama bahan baku pembuatan bioetanol yang lebih ramah lingkungan.

Proses pengembangan komoditas energi alternatif ini dilakukan secara fleksibel dengan selalu mempertimbangkan potensi serta ketersediaan sumber daya lokal yang ada di setiap wilayah operasi. Untuk mewujudkan implementasi awal dari kajian komoditas tersebut secara nyata, Pertamina melalui Pertamina Foundation telah mengambil langkah konkret dengan menjalin kerja sama strategis bersama Universitas Gadjah Mada (UGM). Kolaborasi lintas sektor ini diwujudkan dengan memulai sebuah pilot project atau proyek percontohan khusus untuk budidaya tanaman sweet sorghum.

Baca Juga

Target 1.100 Emiten pada 2030, OJK Sebut Bursa Perlu 30 IPO Tiap Tahun

Target 1.100 Emiten pada 2030, OJK Sebut Bursa Perlu 30 IPO Tiap Tahun

Proyek percontohan budidaya sweet sorghum yang diinisiasi bersama itu dilaksanakan di atas lahan seluas tiga hektare. Adapun lokasi yang dipilih untuk penanaman komoditas uji coba ini berada di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) UGM, yang terletak di Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah. Selain difokuskan untuk memproduksi bahan baku energi terbarukan, inovasi ini juga dirancang untuk mendorong terciptanya konsep ekonomi sirkular. Hal ini diwujudkan melalui pemanfaatan produk samping yang bernilai tambah guna membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, dan memperkuat keekonomian proyek bioenergi.

Ke depan, program Bioenergy Lestari diharapkan dapat menjadi model percontohan ideal bagi pengembangan bioenergi masa depan yang mendukung upaya diversifikasi bahan baku bioetanol tingkat nasional dan memperkuat implementasi bauran energi terbarukan di Indonesia. Baron menambahkan bahwa melalui kolaborasi erat dengan berbagai pemangku kepentingan, kawasan perhutanan sosial diharapkan dapat menjadi bagian tak terpisahkan dari ekosistem bioenergi nasional. Hal ini diyakini sangat sejalan dengan target transisi energi pemerintah, upaya penguatan ketahanan energi Indonesia, sekaligus penciptaan nilai ekonomi jangka panjang yang berkelanjutan bagi perusahaan maupun masyarakat luas.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pertaminaenergi terbarukanUNGCBioenergy LestariSDG Innovator 2026Sweet Sorghum

Berita Terbaru Lainnya

Mendagri Beberkan Dua Kunci Optimalkan Layanan PublikProgram CSR Perusahaan Perluas Akses Kesehatan dan Pemberdayaan Lingkungan MasyarakatKolaborasi Yayasan Bakti Merah Putih dan Ipemi Perluas Akses Air Minum Layak di BekasiFaktor Pendorong Penguatan IHSG ke Level 6.186 di Tengah Tekanan GlobalPertumbuhan Rekening Dolar AS Melonjak 185,5 Persen, Total Tabungan Valas Capai Rp1.741 TriliunTarget 1.100 Emiten pada 2030, OJK Sebut Bursa Perlu 30 IPO Tiap TahunKPK Cari Celah Hukum dalam Ketentuan UU P2SK Terkait Perlindungan ObligasiPBNU Gelar Halaqah Kesehatan Reproduksi di Pasuruan untuk Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap