Peristiwa tragis menimpa satu keluarga di Kampung Pulo Kapuk, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ledakan yang diduga dipicu kebocoran tabung gas menyebabkan enam orang mengalami luka bakar hebat, dengan dua korban di antaranya鈥攕eorang ayah dan anaknya鈥攎eninggal dunia.
Korban jiwa teridentifikasi sebagai Deni Setiawan (36) dan putranya, Raihan Alfarizky (7). Keduanya mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Kabupaten Bekasi. Luka bakar yang diderita kedua korban dilaporkan sangat parah hingga mencapai lebih dari 90 persen di sekujur tubuh.
Insiden bermula ketika salah satu anggota keluarga, Enah, sedang memasak dan menghangatkan nasi di dapur. Menyadari adanya dugaan kebocoran gas, ia lantas meminta bantuan menantunya untuk membetulkan atau mengganti tabung tersebut. Namun, saat upaya perbaikan dilakukan, api mendadak muncul dan menyambar gas yang telah memenuhi ruangan, seketika membakar orang-orang yang berada di area tersebut.
Ayah di Subang Ditangkap Polisi, Diduga Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun

Total enam korban langsung dievakuasi warga ke fasilitas kesehatan terdekat. Tiga korban dilarikan ke RSUD Kabupaten Bekasi, sementara tiga lainnya dibawa ke Rumah Sakit Sentra Medika.
Selain merenggut dua nyawa, ledakan ini mengakibatkan Enah harus dirawat intensif di ruang ICU RSUD Kabupaten Bekasi akibat luka bakar sekitar 90 persen. Korban lain, Amelya Putri, menjalani perawatan di ruang rawat karena luka bakar di bawah 50 persen pada area kaki dan tangan. Di Rumah Sakit Sentra Medika, tim medis menangani korban bernama Buyin serta Aisah (15) yang menderita luka bakar pada kedua kakinya.
Dijanjikan Hingga Rp 55 Ribu, 83 Anak Diduga Direkrut Kerusuhan 27 Agustus

Kasus ledakan tabung gas yang menewaskan ayah dan anak ini kini berada dalam penanganan penyelidikan Polsek Cikarang Utara bersama jajaran Polres Metro Bekasi untuk memastikan pemicu teknis kebakaran.






