Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Business

PMI Manufaktur Melambat, Kemenperin Buka Suara

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 2 Sep 2026 - 04.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
PMI Manufaktur Melambat, Kemenperin Buka Suara
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Aktivitas sektor manufaktur Indonesia mencatatkan perlambatan pada Agustus 2026. Indeks Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia dari S&P Global berada di level 49,8, turun tipis dibandingkan capaian Juli 2026 yang berada pada angka 50,2.

Menanggapi pergerakan indeks tersebut, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan kinerja industri manufaktur nasional secara umum masih berada dalam kondisi yang relatif stabil meski terjadi sedikit pelemahan.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief menjelaskan, pergerakan PMI pada Agustus dipengaruhi oleh langkah penyesuaian produksi serta langkah efisiensi tenaga kerja yang diambil pelaku usaha akibat ketatnya dinamika persaingan di pasar lokal.

Kendati indeks utama berada di bawah ambang batas ekspansi, laporan S&P Global mencatat sejumlah indikator yang menunjukkan potensi pemulihan. Permintaan baru tercatat mengalami kenaikan tipis untuk pertama kalinya dalam kurun tiga bulan terakhir. Selain itu, tingkat optimisme pelaku industri terus mengalami perbaikan hingga menyentuh level tertinggi dalam tujuh bulan.

Baca Juga

Mentan Sebut Kesejahteraan Petani Tembus Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

Mentan Sebut Kesejahteraan Petani Tembus Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

Para pelaku usaha yang disurvei memperkirakan kondisi permintaan yang kian menguat dan stabilitas pasar ke depan bakal menopang peningkatan volume produksi dalam 12 bulan mendatang.

Perluasan Pasar dan Instrumen Kebijakan

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, Kemenperin menyoroti pentingnya pembukaan akses pasar baru bagi produk dalam negeri. Salah satu peluang strategis datang dari pasar Uni Eropa melalui proses penandatanganan dan ratifikasi perjanjian dagang Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Melalui kesepakatan IEU-CEPA, sejumlah produk manufaktur nasional berpeluang memperoleh akses pasar yang lebih terbuka di Eropa. Komoditas yang diproyeksikan mendapat manfaat ini mencakup tekstil dan pakaian jadi, alas kaki, produk elektronik, kayu beserta produk olahannya, serta ragam produk industri lainnya.

Baca Juga

Kantor Purbaya Luncurkan Sistem Baru Cegah Keuangan Daerah Jebol Saat Bencana

Kantor Purbaya Luncurkan Sistem Baru Cegah Keuangan Daerah Jebol Saat Bencana

Di tingkat domestik, pemerintah menerapkan instrumen kebijakan Pertimbangan Teknis (Pertek) guna menjaga keseimbangan antara operasional usaha dan daya saing industri nasional.

"Pada prinsipnya, Kemenperin menjaga keseimbangan antara supply dan demand. Karena itu, instrumen pertek tetap dibutuhkan untuk mengantisipasi tekanan terhadap permintaan produk industri dalam negeri," tutur Febri.

Kemenperin menegaskan komitmen untuk terus mendorong iklim usaha yang kondusif melalui kemudahan akses bahan baku industri, penguatan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), proteksi pasar domestik dari serbuan barang impor murah, hingga percepatan realisasi kerja sama perdagangan internasional.

Sumber: Detik

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Industri ManufakturKemenperinPMI Manufaktur

Berita Terbaru Lainnya

PBSI Rilis Daftar Skuad Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-NagoyaMentan Sebut Kesejahteraan Petani Tembus Level Tertinggi Sepanjang SejarahKantor Purbaya Luncurkan Sistem Baru Cegah Keuangan Daerah Jebol Saat BencanaPresiden Iran Beri Ultimatum Baru untuk AS di Hadapan Xi Jinping-PutinDJP Proses 38 Perusahaan Baja Terkait Dugaan Pengemplangan PajakWaskita Karya Luncurkan Sistem Host to Host dan Raih Sertifikasi SNAPFFPM 2026 Digelar, Bahas Infrastruktur-Keamanan Energi NasionalKPK Nilai Jalur Mandiri Penerimaan Mahasiswa Baru Paling Berisiko Terjadi Penyimpangan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap