PT Waskita Karya (Persero) Tbk meluncurkan sistem pembayaran terintegrasi berbasis Host to Host (H2H) dengan memanfaatkan layanan Application Programming Interface (API) milik PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. Layanan API yang digunakan tersebut telah memenuhi Standar Nasional Open API (SNAP), menjadikan Waskita Karya sebagai perusahaan konstruksi pertama yang sukses memperoleh sertifikasi SNAP.
Sistem H2H ini memungkinkan transaksi pembayaran berlangsung secara otomatis dengan menghubungkan sistem internal Waskita Karya sebagai host secara langsung ke sistem perbankan atau lembaga keuangan secara real time. Penerapan integrasi ini ditujukan agar seluruh proses pengelolaan keuangan perseroan berjalan lebih terintegrasi, efisien, transparan, dan akuntabel.
Langkah modernisasi sistem keuangan ini selaras dengan program transformasi Waskita Karya yang berpijak pada delapan stream. Salah satu stream utamanya adalah transformasi bisnis yang berfokus pada penguatan tata kelola dana guna mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
DJP Proses 38 Perusahaan Baja Terkait Dugaan Pengemplangan Pajak

Efisiensi Digital Tanpa Dokumen Fisik
Berkat implementasi inovasi H2H dengan API berstandar SNAP, alur pengajuan pembayaran oleh tim proyek kini mengalami perubahan mendasar. Tim proyek tidak lagi memerlukan dokumen tagihan fisik karena seluruh rangkaian proses pengajuan dan verifikasi diselesaikan secara digital melalui aplikasi SAP.
Sistem terpusat tersebut mempermudah tim proyek untuk memantau alur pengajuan pembayaran secara langsung kapan pun dan dari mana pun. Di sisi lain, para mitra kerja Waskita Karya juga mendapatkan kejelasan status transaksi karena dapat mengakses informasi pembayaran tagihan secara real time.
FFPM 2026 Digelar, Bahas Infrastruktur-Keamanan Energi Nasional

Kolaborasi BUMN dan Agenda Digitalisasi Mendatang
Pemanfaatan API BNI oleh Waskita Karya menjadi wujud nyata kolaborasi antar-BUMN. Kerja sama strategis ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus turut mendorong penguatan sistem pembayaran nasional secara berkelanjutan.
Setelah menerapkan sistem pembayaran berbasis H2H dan sertifikasi SNAP ini, Waskita Karya berencana melanjutkan agenda transformasinya dengan menerapkan digitalisasi secara menyeluruh pada seluruh sistem operasional perseroan ke depan.






