Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Subsektor Polsek Metro Penjaringan menghadiri agenda Sabuk Kamtibmas yang diselenggarakan di Mapolsek Metro Penjaringan, Jakarta, pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan ini digelar untuk memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan berbagai elemen warga dalam menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
Anggota Pokdarkamtibmas Subsektor Polsek Metro Penjaringan, Mustamin, menegaskan bahwa pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan melalui kepedulian terhadap lingkungan serta komunikasi yang terjalin secara berkelanjutan.
Agenda Sabuk Kamtibmas ini merupakan bagian dari Program Jaga Jakarta melalui pilar Jaga Lingkungan dan Jaga Aturan. Program tersebut bertujuan mendorong komunikasi yang efektif serta memperluas partisipasi masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar.
Area Sabana Dekat Bukit Teletubbies Bromo Kebakaran

Berdasarkan data Polsek Metro Penjaringan, kegiatan Sabuk Kamtibmas ini diikuti oleh 70 orang peserta dari berbagai kelompok. Jumlah tersebut terdiri dari 15 anggota Pokdarkamtibmas, 18 anggota Forum Betawi Rempug (FBR), 17 anggota BPPKB Banten, dan 20 pengemudi ojek online (ojol).
Selain menjadi sarana koordinasi dan silaturahmi, kegiatan ini turut menghadirkan aksi kepedulian sosial bagi para peserta. Warga dan anggota komunitas yang hadir menerima bantuan sosial berupa lima kilogram beras serta fasilitas servis penggantian oli sepeda motor secara gratis, yang dinilai memberikan dampak positif secara riil.
Cegah Kebakaran Lahan di Bogor, Polisi Minta Warga Lihat Titik Api Melapor

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra menjelaskan bahwa Apel Sabuk Kamtibmas bertujuan memperkuat koordinasi keamanan di seluruh wilayah Penjaringan. Pertemuan ini sekaligus berfungsi sebagai ruang interaksi dan silaturahmi langsung antara kepolisian dan berbagai elemen komunitas masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Agta Bhuwana Putra juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar. Ia mengingatkan warga untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi di media sosial tanpa melakukan verifikasi kebenarannya terlebih dahulu.






