Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya secara resmi membantah rumor yang beredar luas di media sosial mengenai kematian ajudan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah. Kabar yang menyebutkan bahwa ajudan tersebut tewas akibat tembakan dipastikan merupakan informasi palsu atau hoaks. Penegasan ini disampaikan oleh otoritas kepolisian guna meredam spekulasi yang berkembang di ruang publik terkait keselamatan orang-orang di sekitar mantan pejabat kejaksaan tersebut.
Isu tidak berdasar ini pertama kali mencuat dan menarik perhatian warganet melalui sebuah unggahan dari akun Instagram dengan nama pengguna @kementerian_kurangajar. Dalam unggahannya, akun tersebut menampilkan visual berupa gambar berlatar belakang hitam pekat yang disertai dengan tulisan mencolok berbunyi "INFO A77". Narasi utama yang dibangun mengeklaim bahwa ajudan eks Jampidsus tersebut telah ditembak mati oleh orang tidak dikenal. Lebih jauh, unggahan itu juga mengaitkan klaim penembakan dengan kabar meninggalnya penjaga rumah Febrie yang diklaim terjadi secara misterius pada waktu sebelumnya.








