Berita Viral Terkini

Polisi Jerman Buru Tersangka Penabrakan Parade Pride Berlin

Togar SiregarPublished 26 Jul 2026 - 22.520 Reads
Bagikan WhatsAppX
Polisi Jerman Buru Tersangka Penabrakan Parade Pride Berlin
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Kepolisian Jerman tengah menggelar operasi pencarian skala besar terhadap seorang tersangka yang diduga mendalangi insiden mematikan di ibu kota negara tersebut. Sebuah kendaraan dilaporkan menabrak kerumunan massa yang sedang berkumpul di pinggiran parade Christopher Street Day, yang juga dikenal luas oleh publik sebagai festival Berlin Gay Pride. Peristiwa tragis yang terjadi pada hari Sabtu, 25 Juli 2026 ini mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan belasan orang lainnya mengalami luka-luka. Hingga saat ini, aparat penegak hukum terus berupaya melacak keberadaan pelaku yang langsung melarikan diri dari lokasi kejadian sesaat setelah insiden berlangsung.

Juru bicara Kepolisian Berlin, Florian Nath, memberikan keterangan resmi terkait perkembangan proses penyelidikan kasus ini. Ia mengonfirmasi bahwa pihak berwenang telah berhasil mengantongi identitas satu orang yang diduga sebagai pelaku utama penabrakan. Meski identitasnya sudah diketahui, Nath menyebutkan bahwa hingga hari Minggu, 26 Juli waktu setempat, tersangka masih belum berhasil diringkus oleh petugas. Berdasarkan pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Reuters, tersangka yang sedang dalam pengejaran ini bukanlah sosok yang asing bagi pihak kepolisian. Pria tersebut diketahui memiliki rekam jejak sebagai anggota dari lingkaran kelompok Islamis yang berada di wilayah Berlin.

Insiden penabrakan ini terjadi pada malam hari, tepatnya sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Peristiwa tersebut berlangsung tidak lama setelah ratusan ribu orang berpartisipasi dalam pawai Christopher Street Day, yang tercatat sebagai salah satu festival Pride dengan skala terbesar di kawasan Eropa. Berdasarkan laporan dari kantor berita AFP, aparat kepolisian menemukan kendaraan yang diyakini digunakan oleh pelaku untuk menabrak kerumunan. Mobil tersebut ditemukan dalam keadaan ditinggalkan pada jarak beberapa ratus meter dari pusat perayaan, tepatnya di sekitar kawasan Taman Tiergarten.

Also Read

Dampak Penggunaan Gawai Berlebihan terhadap Keterlambatan Bicara Anak Usia Dini

Situasi di lokasi kejadian seketika berubah menjadi kacau setelah penabrakan terjadi. Seorang saksi mata menuturkan bahwa sebuah konser musik yang sedang diselenggarakan di area dekat Gerbang Brandenburg terpaksa dihentikan secara mendadak akibat insiden tersebut. Pihak kepolisian yang tiba di lokasi segera mengambil tindakan dengan meminta seluruh peserta untuk membubarkan diri dan meninggalkan area festival. Petugas keamanan mengarahkan massa yang berhamburan pergi dari taman sambil mengimbau mereka dengan seruan agar segera pulang demi alasan keselamatan.

Dampak dari insiden penabrakan ini sangat fatal bagi para peserta parade. Dinas Pemadam Kebakaran Berlin mengeluarkan laporan resmi mengenai jumlah korban yang jatuh akibat peristiwa tersebut. Tercatat satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain itu, sebanyak 16 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka, dengan tiga di antaranya berada dalam kondisi kritis dan membutuhkan penanganan medis. Tidak hanya korban luka fisik, sekitar 30 orang yang berada di sekitar lokasi juga harus mendapatkan perawatan khusus karena mengalami syok berat setelah insiden itu.

Also Read

Merekam Denyut Kehidupan Sopir Angkot di Tengah Dominasi Transportasi Daring

Untuk menangkap pelaku yang masih buron, Kepolisian Berlin mengerahkan sumber daya dalam jumlah yang masif. Lebih dari 2.000 personel kepolisian diturunkan ke lapangan untuk menyisir berbagai sudut kota. Selain pengerahan pasukan darat, operasi perburuan ini juga didukung oleh pemantauan udara menggunakan helikopter yang dilengkapi dengan teknologi kamera termal untuk melacak keberadaan tersangka di seluruh penjuru Berlin.

Tragedi ini langsung memicu reaksi dari para petinggi pemerintahan Jerman. Kanselir Jerman, Friedrich Merz, secara terbuka mengecam insiden tersebut dan menyebutnya sebagai sebuah tindakan yang mengerikan. Pernyataan senada juga disampaikan oleh Wali Kota Berlin, Kai Wegner. Ia memberikan kecaman keras atas insiden ini, menilainya sebagai sebuah serangan brutal yang menodai perayaan yang pada dasarnya mengusung nilai-nilai toleransi dan keterbukaan di tengah masyarakat.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca