Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Polres Metro Jakarta Pusat Hentikan Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya

Bambang HandayaniDiterbitkan 5 Agu 2026 - 07.23 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Polres Metro Jakarta Pusat Hentikan Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat secara resmi memutuskan untuk menghentikan penanganan perkara atas dugaan penculikan yang melibatkan atlet golf Indonesia, Jesslyn Wijaya (34). Keputusan penghentian penyidikan ini diambil oleh pihak kepolisian setelah serangkaian proses hukum yang dilakukan tidak menemukan adanya unsur pidana sama sekali. Dugaan awal mengenai adanya aksi kejahatan penculikan terhadap atlet tersebut dipastikan gugur setelah penyidik mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta memeriksa berbagai alat bukti pendukung yang relevan di lapangan.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menegaskan bahwa kondisi Jesslyn Wijaya saat ini berada dalam keadaan sehat. Kepolisian mengonfirmasi bahwa sang atlet tidak berada dalam ancaman maupun bahaya apa pun. Berdasarkan hasil penelusuran resmi yang dilakukan oleh jajaran kepolisian, Jesslyn saat ini tengah berada di Kota Bangkok, Thailand. Di kota tersebut, atlet golf berusia 34 tahun ini tinggal bersama ibu kandung serta tantenya.

Untuk memastikan keselamatan serta keabsahan informasi mengenai keberadaannya, tim penyidik Polres Metro Jakarta Pusat telah melakukan pemeriksaan langsung terhadap Jesslyn pada pekan lalu. Proses pemeriksaan tersebut dilaksanakan melalui sarana konferensi video atau Zoom. Dari hasil tatap muka secara virtual tersebut, polisi memastikan bahwa kepergian Jesslyn ke luar negeri murni atas kehendaknya sendiri dan berlangsung tanpa paksaan, tekanan, ataupun intimidasi dari pihak mana pun.

Baca Juga

Deretan Gelar Adat yang Diterima Presiden Joko Widodo dari Berbagai Daerah

Deretan Gelar Adat yang Diterima Presiden Joko Widodo dari Berbagai Daerah

Selain konfirmasi langsung dari Jesslyn, kepolisian juga mencocokkan fakta tersebut dengan dokumen perlintasan perjalanan. Berdasarkan data manifes penerbangan yang didapatkan oleh pihak penyidik, rute perjalanan luar negeri yang ditempuh oleh Jesslyn tercatat terbang menuju Malaysia terlebih dahulu sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan hingga tiba di Thailand. Seluruh dokumen perlintasan udara tersebut menunjukkan pergerakan yang wajar dan konsisten dengan keterangan yang diberikan oleh Jesslyn saat diperiksa.

Perkara ini sebelumnya menyita perhatian publik setelah muncul laporan dugaan penculikan pada bulan lalu. Pihak pelapor menduga bahwa atlet golf tersebut menjadi korban penculikan saat menghadiri sebuah acara ulang tahun keluarga yang digelar di salah satu restoran di wilayah Jakarta Pusat pada 13 Juli. Merespons laporan tersebut, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan, termasuk mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar restoran.

Baca Juga

Permintaan Maaf Nakes Usai Komentar Nirempati Terhadap Pasien Yurizal Viral

Permintaan Maaf Nakes Usai Komentar Nirempati Terhadap Pasien Yurizal Viral

Penelitian mendalam terhadap rekaman CCTV dan keterangan di lapangan kemudian mengungkap tabir utama dari peristiwa di restoran tersebut. Polisi menemukan fakta bahwa orang-orang yang mendatangi dan membawa Jesslyn keluar dari restoran pada hari itu bukanlah komplotan penculik, melainkan individu-individu yang diperintahkan langsung oleh ibu kandung Jesslyn. Temuan ini mematahkan narasi awal yang menyebutkan bahwa telah terjadi tindak pidana penculikan di lokasi tersebut.

Perkembangan selanjutnya mencatat bahwa pada 19 Juli, pihak pelapor sebenarnya telah mendatangi kantor polisi untuk mencabut laporan dugaan penculikan yang diajukan sebelumnya. Kendati demikian, kepolisian tidak serta-merta menghentikan proses hukum saat itu juga. Polres Metro Jakarta Pusat tetap melanjutkan penyelidikan guna memastikan secara mutlak bahwa tidak ada tekanan kejahatan di balik pencabutan laporan tersebut. Setelah seluruh pengujian bukti, penelusuran manifes, dan pemeriksaan via Zoom selesai dilaksanakan, kepolisian akhirnya secara resmi menyetop drama dugaan penculikan ini karena terbukti tidak mengandung unsur pidana.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

polres metro jakarta pusatJesslyn WijayaAtlet GolfPenyidikan

Berita Terbaru Lainnya

Deretan Gelar Adat yang Diterima Presiden Joko Widodo dari Berbagai DaerahPermintaan Maaf Nakes Usai Komentar Nirempati Terhadap Pasien Yurizal ViralMenkeu Purbaya Soroti Tantangan Baru Industri Kendaraan Listrik, Stimulus Baru Segera MeluncurPolrestabes Medan Pastikan Mantan Istri Polisi Tewas Bunuh Diri di Medan HelvetiaIHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan ke Level 6.403, Simak Rekomendasi Saham Hari IniIHSG Berpeluang Melanjutkan Penguatan Hari Ini, Cermati Rekomendasi Saham PilihanPutusan MK Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan dengan Penyesuaian AnggaranBank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Pendanaan IDA22 untuk Negara Berpendapatan Rendah

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap