Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi melantik tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Prosesi pelantikan tersebut dilangsungkan secara tertutup di Balai Kota Jakarta pada Rabu, 19 Agustus 2026. Langkah rotasi ini diambil sebagai bagian dari upaya penyegaran di dalam tubuh birokrasi pemerintahan daerah Jakarta.
Dalam penjelasannya setelah pelantikan, Pramono mengungkapkan bahwa pergantian sejumlah pejabat ini bertujuan untuk penyegaran organisasi. Ia menginginkan agar seluruh jajaran di Pemprov DKI Jakarta dapat bekerja dengan ritme yang lebih cepat, khususnya dalam mempercepat proses pengambilan keputusan di lingkungan Balai Kota. Untuk menggambarkan rotasi ini, Pramono mengibaratkannya seperti pemain sepak bola yang posisinya dapat digeser atau ditempatkan secara berbeda demi taktik tim yang lebih baik.
Pramono juga memberikan penekanan khusus mengenai kepatuhan hukum bagi para pejabat yang baru dilantik. Ia meminta agar mereka senantiasa bekerja secara konsisten serta tidak mengambil keputusan di luar ketentuan hukum yang berlaku. Lebih lanjut, Pramono menerangkan mekanisme kerja di bawah kepemimpinannya, di mana hampir seluruh keputusan di Balai Kota selalu digodok dan ditentukan melalui rapat. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengambil keputusan di luar forum rapat.
Alokasi 6.801,99 Ton Beras Bapanas untuk Warga Terdampak Bencana di NTT

Mengenai proses penunjukan ketujuh pejabat tersebut, Pramono memastikan bahwa langkah ini telah melewati tahap penilaian yang terukur. Pemprov DKI Jakarta menerapkan sistem manajemen talenta dalam menyeleksi para kandidat terbaik. Selain itu, proses pengangkatan dan penataan jabatan ini juga dilakukan dengan berkoordinasi secara intensif bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Adapun ketujuh pejabat yang dilantik dalam kesempatan ini meliputi Abdul Khalit yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta, serta Mochamad Abbas sebagai Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah Provinsi DKI Jakarta. Selanjutnya, M Matsani dipercaya mengisi posisi Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta, dan Fajar Eko Satriyo dilantik sebagai Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta.
Direktur PR Dior Mathilde Favier Tewas Kecelakaan, Jisoo Blackpink Berduka

Sementara itu, tiga posisi lainnya diisi oleh Muhammad Herizkianto sebagai Kepala Biro Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, Indra Patrianto sebagai Wakil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta, serta Faisal Syafruddin yang kini mengemban tugas baru sebagai Asisten Deputi Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Bidang Pengendalian Permukiman. Melalui pelantikan ini, jajaran baru diharapkan dapat segera beradaptasi demi kelancaran pelayanan publik di Jakarta.






