Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella memberhentikan Kepala Badan Statistik Nasional (DANE), Ricardo Valencia, dari jabatannya. Keputusan mendadak tersebut diumumkan pihak kepresidenan pada Senin dan dikonfirmasi langsung oleh Valencia pada Selasa (15/9/2026).
Pencopotan ini terjadi ketika Valencia baru menduduki posisi pimpinan lembaga statistik tersebut selama sekitar tiga pekan. Langkah tegas De la Espriella dipicu oleh pernyataan Valencia dalam sebuah konferensi pers terkait data ketenagakerjaan dari era pemerintahan sebelumnya.
Perbedaan Sikap Soal Data Ketenagakerjaan
Pangkal persoalan bermula saat Valencia menjawab pertanyaan wartawan mengenai indikator pasar tenaga kerja pada Juli, masa ketika mantan Presiden Gustavo Petro masih memimpin. Valencia menyatakan bahwa pihaknya tidak menemukan adanya ketidaksesuaian atau kejanggalan dalam angka pengangguran yang tercatat pada periode tersebut.
Pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan narasi politik De la Espriella. Sejak resmi menjabat pada Agustus lalu, De la Espriella gencar melontarkan tuduhan korupsi terhadap Petro, yang tercatat sebagai presiden berhaluan kiri pertama dalam sejarah Kolombia.
Ekuador Tetapkan Status Darurat di 8 Provinsi akibat Teror Kartel Narkoba

Pihak kepresidenan mengkritik keras sikap Valencia. Istana kepresidenan menilai mantan kepala DANE tersebut tidak semestinya menyimpulkan ketiadaan kejanggalan data tanpa terlebih dahulu menjalankan proses audit secara menyeluruh.
Selain itu, komentar Valencia bertentangan dengan kebijakan baru yang diterapkan era De la Espriella. Pemerintah memberlakukan aturan ketat yang mewajibkan seluruh kementerian dan lembaga negara memperoleh izin dari kepresidenan sebelum menyampaikan informasi apa pun kepada media massa.
Respons Valencia dan Sorotan Independensi DANE
Menanggapi pemberhentiannya, Valencia mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menerima peringatan apa pun sebelumnya dari pihak istana.
KPK Ungkap Peran 4 'Tangan Kanan' Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Bogor

"Saya tidak menerima komunikasi apa pun dari pihak kepresidenan atau dari presiden yang menyatakan ketidakpuasan," ujar Valencia dalam wawancara dengan Blu Radio yang berbasis di Bogota.
Keputusan presiden memberhentikan pejabat statistik tersebut memicu reaksi di internal institusi. Serikat pekerja DANE secara terbuka mempertanyakan independensi badan statistik nasional setelah Valencia diberhentikan secara mendadak hanya karena evaluasi data ketenagakerjaan.






