Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG, Zulhas Minta Usut Tuntas

Uria KilaDiterbitkan 4 Sep 2026 - 00.42 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG, Zulhas Minta Usut Tuntas
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Lebih dari 500 santri dan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, mengalami gangguan kesehatan akibat keracunan massal seusai menyantap makanan yang dibagikan. Menyikapi insiden tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah dan menuntaskan proses penyelidikan.

Operasional SPPG Kalitengah kini telah dihentikan sementara waktu selama evaluasi dan pemeriksaan berlangsung. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilaporkan Kepala BGN kepada Kemenko Pangan, ditemukan indikasi kuat pelanggaran terhadap standar kedisiplinan dalam proses pengolahan dan penyajian makanan MBG.

Kepala BGN Sudaryono menilai peristiwa keracunan massal tersebut masuk dalam kategori kelalaian yang disengaja. Hasil penelusuran menunjukkan adanya penyimpangan prosedur pelabelan dan distribusi makanan. Petugas gizi dan pengelola SPPG diketahui hanya menempelkan label waktu pada satu wadah makanan dari total sekian banyak ompreng yang disalurkan ke para penerima manfaat.

Baca Juga

Kasus Asabri, Febrie Bantah Terima Rp40 M dari Tan Kian

Kasus Asabri, Febrie Bantah Terima Rp40 M dari Tan Kian

Secara kronologis, makanan tersebut telah matang sejak pukul 05.00 pagi dan batas aman konsumsinya ditetapkan sebelum pukul 09.00 pagi. Namun, pihak penyedia mencantumkan informasi tidak benar pada label, yakni menyatakan makanan baru matang pukul 08.00 pagi dengan batas waktu makan pukul 10.00.

Keterlambatan distribusi memperparah kondisi pangan. Makanan yang seharusnya dikonsumsi sebelum pukul 10.00 baru dikirimkan ke lokasi santri di atas pukul 11.00, tepatnya sekitar pukul 11.30 hingga 11.40. Santri baru menyantap makanan tersebut setelah pukul 12.00 siang, yang berujung pada terjadinya keracunan massal.

BGN menegaskan tidak akan memberikan toleransi ataupun perlindungan bagi oknum yang terbukti bersalah. Pihak yang bertanggung jawab tidak sekadar menghadapi sanksi pencopotan dan pemecatan dari jabatan, melainkan juga ancaman proses pidana jika ditemukan unsur hukum yang dilanggar.

Baca Juga

Saksi Ungkap Yaqut Sempat Mengamuk Cari Penyeleweng Haji 2024

Saksi Ungkap Yaqut Sempat Mengamuk Cari Penyeleweng Haji 2024

Peristiwa di Sidoarjo ini menjadi sorotan di tengah penertiban operasional SPPG secara nasional. Dari evaluasi terhadap 27.485 unit SPPG yang beroperasi di Indonesia, pemerintah menemukan 3.515 unit di 324 kabupaten/kota belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dari angka tersebut, 3.060 SPPG tercatat belum mengajukan sertifikasi, sementara 455 SPPG lainnya dinyatakan tidak memenuhi standar persyaratan.

Sejauh ini, 249 Kepala SPPG telah diberhentikan akibat beragam pelanggaran disiplin, mulai dari insiden keamanan pangan, kasus phishing, hingga absensi tanpa keterangan lebih dari 10 hari kerja. Penegakan disiplin mewajibkan pimpinan SPPG berada di lokasi produksi sejak pukul 02.00 dini hari hingga seluruh rangkaian distribusi pangan selesai sekitar pukul 08.00 hingga 09.00 pagi.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi NasionalMakan Bergizi GratisZulkifli Hasan

Berita Terbaru Lainnya

Negara Kaya Minyak Krisis Energi, Listrik & BBM Tak Ada-Warga DemoPotret Krisis Hantam Tetangga RI, Warga Gali Tanah untuk Dapatkan AirPutin Bikin Kaget! Tiba-Tiba Bicara Damai dengan Ukraina, Perang End?Kasus Asabri, Febrie Bantah Terima Rp40 M dari Tan KianSaksi Ungkap Yaqut Sempat Mengamuk Cari Penyeleweng Haji 2024Jaksa Cecar Ketua DPRD Cilacap soal Aliran Dana Korupsi Pengadaan Lahan BUMDBGN Akan Segera Umumkan Skema Insentif untuk SPPG, Tak Lagi Rata Rp 6 Juta/HariBK DPD Akan Panggil Arya Wedakarna soal Hadir di Acara LGBT Thailand

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap